Rekondisi Kawasaki Ninja 250R, Ganti Spare Part Baru Biar Kembali Segar

Otomotifnet - Selasa, 14 April 2015 | 10:00 WIB

(Otomotifnet - )


Jakarta - Meski sudah ada generasi penerusnya yang berteknologi injeksi, namun penggemar Kawasaki Ninja 250R (karburator) masih cukup banyak. Enggak sedikit pula yang baru-baru ini menebus tunggangan second berdapur pacu 250 cc ini.

“Tapi agar performanya tetap optimal dan tarikannya tetap ngacir, sebaiknya dilakukan rehab atau rekondisi pada sektor mesinnya. Terutama Ninja 250 yang sudah berumur 5 tahun atau keluaran tahun 2010,” ujar Dedy Sunandy, kepala mekanik bengkel resmi Kawasaki di Puri Beta Ciledug, Tangsel.

Tujuan dilakukan hal ini tentunya agar kondisi mesin tetap prima seperti baru dari dealer. Apalagi tunggangan dipakai setiap hari selama kurang lebih 5 tahun, pasti banyak komponen maupun onderdil yang mulai aus dan rusak yang ujungnya bikin tenaganya melorot.

“Makanya perlu dilakukan penggantian dan penyetelan ulang pada peranti tertentu biar performanya tetap prima,” ucap pebengkel yang sudah lebih dari 15 tahun ini. Ia juga menyarankan agar Ninja 250 yang sudah berumur 5 tahun atau lebih, agar dilakukan turun mesin.

Ongkosnya Rp 400 ribu. “Sebaiknya jangan hanya ganti ring pistonnya saja, tapi pistonnya juga diganti baru biar kompresinya makin padat,” paparnya. Nah, komponen apa saja dan bagian apa saja yang dilakukan pengecekan maupun perbaikan ulang? Berikut penuturan selengkapnya. 


Piston
Agar kompresi tetap padat serta performanya yahud, sebaiknya ganti piston setnya. Ongkos tebus piston Rp 265 ribu/pcs, sedangkan ring pistonnya Rp 235 ribu/pcs. Berhubung pada Ninja 250 ada 2 silinder, maka masing-masing harus tebus sebanyak 2 set. Totalnya sekitar Rp 1 juta.


Klep
Asupan bahan bakar yang masuk ke ruang bakar diatur oleh buka tutup klep. Nah, biar kinerjanya tetap optimal, perlu dilakukan skir ulang, ganti sil klep baru dan setel ulang celah klep.

“Bila ada dana lebih, sekalian ganti semua klepnya lebih bagus. Harga klep in Rp 76 ribu/pcs, sedangkan klep ex Rp 130 ribu/pcs,” anjur Dedy.


Kampas Kopling
Peranti ini juga wajib diperhatikan, karena salah satu komponen penting yang berfungsi meneruskan daya. Gejala yang timbul kalau kampas kopling mulai aus adalah saat gas awal dibuka, tarikan motor sedikit nahan. Selanjutnya, di putaran menengah hingga atas baru mulai lancar. Harganya Rp 420 ribu/set.


Keteng
Perlu diwaspadai juga, umur besutan lebih dari 5 tahun, keteng dan tensionernya juga sudah mulai melemah dan menimbulkan bunyi berisik. Biar performa tunggangan tetap optimal peranti ini harus diganti. Pengerjaannya sekaligus saat turun mesin. Harga peranti ini Rp 415 ribu.


Paking
Bila ada rembesan oli dari paking atau gasket, sebaiknya segera diganti. Pasalnya kalau dibiarkan, lama-kelamaan oli mesin akan berkurang. Tahu sendiri kan akibatnya kalau kehabisan oli.

“Saran saya, semua paking sebaiknya diganti bro. Biar kebocoran atau rembesan oli mesin bisa diantisipasi sejak dini. Nah yang paling utama adalah ganti paking cover head seharga Rp 150 ribu,” saran Dedy.  (motor.otomotifnet.com)

Kawasaki Puri Beta Ciledug : 021-7309589