Boleh Juga Dokter Spesialis Mendandani Honda Streamnya

Kamis, 30 Januari 2014 | 18:05 WIB


Solo - Dosen dari Makassar (Sulsel) sudah membuktikan hasil modifikasi pada Toyota Yarisnya. Kini, giliran  Vicky Eko yang spesialis THT dari Solo, juga tak mau kalah gaya. Honda Stream 2005 yang dipunyainya sudah dimodif beraliran street racing. 

Kata dokter modis itu, inspirasi konsep modifnya begitu. Namun karena untuk harian dan juga kongkow, unsur kenyamanan mesti tetap ada. 

Sedikit flashback, awalnya saat ditemui pada komunitas SSR (Stream Solo Raya), di mana Vicky sebagai Ketua, bodi MPV itu masih merah dengan beberapa aksesori sudah ditanam. Seperti pelek TE37 SL berdiameter 18 inci keemasan gelap, buatan Taiwan yang dibungkus ban Dunlop 225/40R18 depan dan belakang. Pelek itu dipilih karena modelnya dirasa pas dengan konsep modif.


Ciri tampilan street racing yang sedikit menyisakan jarak antara ruang fender dan ban juga dihadirkan. Yakni dengan aplikasi lowering kit Tein. Serunya, bantingannya enggak terlalu keras.

Tapi itu dulu. Saat ini, Stream milik Vicky tampil lebih ‘gila’. Artinya, kepolosan rona merah tinggal kenangan. Sekarang jauh lebih atraktif. Lapisan cutting sticker kini menutup bodi. Kombinasi pilihan warna sebetulnya tak banyak. Hanya dikombinasi dengan hitam, seperti bagian kap mesin dan atap.

Tak hanya itu, di bodi kiri dan kanan, tertempel ragam stiker. Antara lain Momo, Sparco, Recaro, Cusco, Tein dan Brembo. Aplikasi itu ada alasannya. “Semua merek yang tertempel, terpasang pada Stream saya. Jadi enggak asal atau hanya buat gagah-gagahan saja,” senyum Vicky.

Usah heran bila Stream ini tak hanya dikenal oleh pasiennya. Pun dilirik pengguna mobil lain, bila sedang melintas ataupun kongkow bersama SSR.

Meski sudah diubah, toh dokter yang mulai menyandang spesialisnya pada 2009 itu, masih kurang puas. Ia sudah mengagendakan tenaga mesin untuk ditingkatnya. Wuih, biar bisa cepat sampai ke tempat praktik, ya dok! (Mobil.Otomotifnet.com)