Mitsubishi Galant V6 2003, Bukan Ungu Janda

billy - Rabu, 5 Juni 2013 | 08:15 WIB

(billy - )

/>

Hendra Rusbule lagi pusing tujuh keliling mencari Mitsubishi Galant keluaran terakhir alias Galant Hiu yang cocok untuk menemaninya beraktifitas sehari-hari. Maklum sudah lama sekali pembalap motor kelas 250 cc ini kesengsem dengan sedan bongsor tadi.

“Saya sudah suka Galant Hiu sejak duduk di bangku SMP,” ungkap Hendra yang sempat mencicipi juara umum kelas 250 cc dengan Kawasaki Ninja pada 2011. Makanya sekarang setelah tabungan terkumpul, perburuan pun dimulai.
Beberapa kandidat sudah didapat dan bahkan ada 1 mobil yang sudah siap dibayar seharga Rp 100 juta. Last minute, seorang teman sekolah menawarkan sebuah mobil yang sama dengan harga Rp 120 juta. “Itu mobil milik teman SMP kita dan sudah gaul bro,” ujar teman Hendra tadi.

Kelar bertransaksi sembari reunian, akhirnya mobil berkelir 'ungu bukan janda' ini di bawa pulang. Selama perjalanan, Hendra bergumam. “Kira-kira mesti diapakan lagi besutan bongsor ini selain dibawa ke salon untuk tampilan kinclong?”
Hendra hanya melanjutkan merawat dan melakukan pembenahan seputar suspensi, kaki-kaki, setting audio sesuai selera musiknya. “Habis mau apa lagi karena cat bodi hasil garapan Briliant terbilang juara, pelek 20 inci yang sekarang nempel juga klop dan dalam kondisi bagus,” kekehnya.

Mau nambah sunroof elektrik juga tidak perlu karena sudah terpasang produk Webasto Holandia. Mau mengubah kabin, rasanya belum perlu karena interior sudah dibungkus ulang dengan bahan MBTech. “Mau ganti setir, ada airbag-nya nanti malah cari penyakit,” bisiknya.

Kalau gitu ganti mesin 6A13TT Mivec twin turbo dong bro!. (mobil.otomotifnet.com)