Nissan X-Trail 2.5 ST Autech, Pokoknya Paling Besar!

billy - Kamis, 12 Januari 2012 | 07:01 WIB

(billy - )

 
JAKARTA - Buat Adi Yulistanto, SH, MH, pelek berdiameter besar amat penting untuk mengubah penampilan mobil-mobil miliknya, "Pokoknya diameter paling besar yang bisa masuk ke sepatbornya," ujar Adi, sapaan akrabnya.

Mobil-mobilnya terdahulu seperti Mitsubishi Pajero Sport yang dijejali pelek 26 inci, Toyota Vellfire dan Honda Stepwagon yang dimasukkan pelek 24 inci, Suzuki SX4 dan All New Honda Jazz yang dimaksimalkan dengan 22 inci! Kini giliran Nissan X-Trail.

MENGIMBANGI MESIN
Kembali 'berkarya' dengan mainan barunya, Nissan X-Trail Autech 2011 berkelir putih. Peleknya? "Yang paling besar dong tentunya!" ujarnya sambil tersenyum. Pemilihan SUV dari Nissan yang cukup laris ini bukan tanpa alasan, "Suspensi dan tenaga mesinnya ok banget!" katanya. "Pastinya bisa muat pelek diameter besar, hehehe," kekehnya.

Tak pelak Parto dari Permaisuri Ban kembali dibuat pusing dengan kemauan pelanggan setianya ini, setelah Adi memilih Lexani ‘jari-jari' dengan motif chrome diameter 24 inci dan lebar 9 inci, sementara untuk bannya atuh pada Toyo Proxes4 ukuran 275/25ZR24.

"Di bagian belakang pelek bisa masuk tanpa hambatan, yang di depan yang ada sedikit masalah ketika belok,"jelas Parto. Solusinya bagian dalam sepatbor diketok ulang agar tidak mentok lagi. Pemilihan pelek  ini juga dengan pertimbangan bisa mengimbangi grillnya yang berlapis chrome, "Biar senada," ucapnya.

Selesai urusan dalam sepatbor, Adi menginginkan X-Trail-nya terlihat lebih rendah. Per standar pun diganti dengan per dari mobil lainnya yang dipotong 1 ulir, sayang Parto lupa dari mobil apa pernya diambil.

Untuk menggenapi tampilan eksterior, Adi memasang deflecta depan lansiran EGR. "Deflecta ini lumayan membantu kalau lagi di jalan tol atau pas keluar kota," tukasnya.

Sementara di bagian belakang ia menambahkan towing bar News Star Performance dan knalpot Remus universal. Tak lupa lampu belakang pun ia bubuhi stiker smoke agar terkesan lebih DUB. 

Untuk interior Adi tidak terlalu ambil pusing, "Lagipula joknya sudah dilapisi kulit berwarna hitam,"ujarnya lagi. Namun demi buah hatinya yang kerap pergi dengannya, ia pun memasang seperangkat audio video sederhana .

 DVD monitor Aveo AE-DV86913BT dan roof monitor 10,4" Symbion SY-RF1040 diaplikasi ke mobilnya agar anak-anaknya betah di dalam mobil ketika harus bepergian.

Ada satu lagi "keunikan" dari Adi dan mobil-mobilnya, semua mobilnya diberi plat nomor B 18, "Huruf belakangnya yang beda-beda,"ucapnya. Selidik punya selidik, rupanya angka 18 ini mempunyai arti tersendiri,

"Saya, istri, dan anak-anak semua lahir tanggal 18, hanya bulan dan tahunnya saja yang berbeda-beda, rumah saya pun nomor 18 juga,"tukasnya. Bisa jadi ini adalah nomor keberuntungan bagi keluarga Adi, karena kalau dijumlahkan 1+8=9 kan? Hehehe...   (mobil.otomotifnet.com)