Otomotifnet.com - Pernahkah panel instrumen motor Yamaha Anda tiba-tiba menampilkan Kode Error 46?
Jangan dianggap sepele, karena kode ini merupakan sinyal darurat bahwa sistem kelistrikan motor Anda sedang mengalami gangguan serius yang memerlukan penanganan segera.
Mengapa Kode Error 46 Muncul?
Secara teknis, Kode 46 merujuk pada kegagalan sistem pengisian daya, yang umumnya berakar pada kerusakan Kiprok (Regulator/Rectifier).
Salah satu penyebab utamanya adalah infiltrasi air ke dalam soket kelistrikan.
Hal ini sering terjadi akibat:
-
Penggunaan air bertekanan tinggi saat mencuci motor yang menyemprot langsung ke area sensitif.
-
Menerjang genangan air atau banjir yang cukup tinggi, sehingga menyebabkan korsleting pada soket kiprok.
Dampak dan Gejala yang Perlu Diwaspadai
Jika dibiarkan, kerusakan ini akan mengganggu performa motor secara keseluruhan.
Baca Juga: Indikator Check Engine Yamaha NMAX Nyala Setelah Ganti Aki? Ini Sebabnya
Baca Juga: Ganti Klep Yamaha NMAX Pakai Motor Ini, Dijamin Performa Naik
Baca Juga: Keren! Bagasi Yamaha Grand Filano Ternyata Fungsional Banget
Baca Juga: Ini Arti Lengkap Yamaha Mio Dalam Bahasa Italia
Anda mungkin akan merasakan beberapa gejala berikut:
-
Gangguan Performa: Motor terasa tersendat-sendat (ndut-ndutan) saat dikendarai karena arus listrik ke sistem injeksi tidak stabil.
-
Sulit Dihidupkan: Mesin menjadi sangat sulit distarter, baik sebelum maupun sesudah kode error muncul di layar speedometer.
-
Bahaya Overcharge: Saat mesin hidup, voltase bisa melonjak melebihi batas aman 14,8 Volt. Kondisi overcharge ini sangat fatal karena dapat menyiksa aki hingga soak atau melembung (jebol) dalam waktu singkat.
Solusi Terbaik
Langkah paling bijak saat menemui indikasi ini adalah segera melakukan penggantian unit kiprok dengan part original.
Menunda perbaikan hanya akan memperpanjang daftar kerusakan, termasuk merusak aki yang harganya tidak murah.
Pastikan juga untuk mengecek kebersihan soket dan melindunginya dari risiko masuknya air di kemudian hari.
| Editor | : | Grid |
KOMENTAR