Problem Mesin Subaru WRX STI 2014, Rame-rame Jebol!

Kamis, 12 Juni 2014 | 16:05 WIB

Problem Mesin Subaru WRX STI 2014, Rame-rame Jebol!

Tercatat sudah 3 Subaru WRX masuk bengkel resmi Subaru di Pondok Indah, Jaksel. Ketiganya termasuk keluaran baru, lahir antara tahun 2013 dan 2014. Kasusnya serupa. Mesin terasa bermasalah.

Memang mesin tidak lantas mati total. Masih bisa hidup, namun kompresi bocor dan mengeluarkan asap putih pada knalpot, tanda oli masuk ke ruang bakar.

Itu hanya 3 kendaraan yang masuk ke bengkel resmi. Setelah OTOMOTIF melakukan penelusuran ke bengkel tuning.
 
Ternyata terdapat 1 lagi Subaru STI keluaran anyar 2014, yang diklaim pabrikan dapat menyemburkan 300 DK, tengah di-overhaul.

Pemiliknya sengaja tidak ke bengkel resmi karena sudah mengetahui peraturan dasar dari APM (Agen Pemegang Merek).
 
"Jadi buat apa diklaim ke APM. Kan garansi sudah hangus," terang James Hanjaya, pemilik Subaru STI 2014 warna putih.

Menurut James, kesalahan terletak dari mapping ECU yang memang bukan untuk market Indonesia.
 
"Kayaknya timing terlalu advance. Mungkin jika disesuaikan dengan piggyback, tidak akan terjadi kasus seperti ini," ujar James yang sedang mengganti piston dan setang piston kompetisi agar tidak ringkih seperti bawaan pabrik.

Ditengarai, sumbernya berasal dari pemakaian bahan bakar yang tidak sesuai. Kecuali Pertamax Racing, itu pun hanya ada 2 SPBU di area Jakarta.
 
Untuk bahan bakar yang dijual bebas di Tanah Air, ternyata nilai oktannya masih kurang untuk mesin Subaru.

Lalu, perlukah mapping ulang ECU menyesuaikan oktan yang tersedia di pasaran domestik?
Dok. OTOMOTIF
Problem Mesin Subaru WRX STI 2014, Rame-rame Jebol!

1. Hati-hati memodifikasi mesin Subaru. Baca baik-baik petunjuk yang dibuat oleh pihak APM. Tapi kasusnya tidak hanya menimpa kendaraan yang sudah di modifikasi. Masih standar dan belum lama keluar dari showroom pun kena imbas piston rusak

Bisa dilihat dari buku manual bahwa Subaru WRX STI membutuhkan minimal oktan 98. Sedangkan di Indonesia hanya terdapat maksimal oktan 95. Tentunya Pertamax Racing sanggup memenuhi kriteria Subaru namun itu bukan termasuk bahan bakar umum
Dok. OTOMOTIF
Problem Mesin Subaru WRX STI 2014, Rame-rame Jebol!


2. Ring piston patah bisa jadi bahan tidak kuat atau timing advance untuk oktan 98. Namun anehnya gejala knocking tidak terdengar. Mungkin akibat suara karakter boxer yang cenderung berisik jadi menyamarkan suara knocking
 
Dok. OTOMOTIF
Problem Mesin Subaru WRX STI 2014, Rame-rame Jebol!


3. Klep masuk bisa kena imbas piston rusak. Terpaksa ganti klep juga jika mau kompresi normal. Biaya yang tidak murah gara-gara kesalahan oktan sebaiknya diperhatikan dengan seksama sebelum membeli kendaraan

Dok. OTOMOTIF
Problem Mesin Subaru WRX STI 2014, Rame-rame Jebol!

4. Bagian liner blok juga baret-baret parah akibat pecahan piston dan ring. Terpaksa harus oversize diameter piston dan liner blok. (mobil.otomotifnet.com)