Soft Launching MGK Kemayoran, Jadi Mall Of Otomotif Di Indonesia

Selasa, 11 Desember 2012 | 07:05 WIB


Jakarta - Pusat perbelanjaan Mega Kemayoran (MGK) yang mulai beroperasi  2006 melakukan repositioning sebagai Mal 0tomotif pertama di Indonesia. Soft launching dilakukan di Lavender Room, lantai 3 MGK Kemayoran, Jakarta,  Jumat (7/12).
 
Seiring perjalan waktu dan terus berkembangnya pasar automotif Tanah Air, MGK Otozone berencana memperluas area di Mall MGK Kemayoran sehingga menjadi mall automotif pertama di Indonesia.
 
"MGK Kemayoran akan segera menjadi mal otomotif terbesar dan terlengkap. Saat ini empat lantai sudah ada sejak 2006. Kita akan membuka empat lantai lagi untuk otomotif. Ini merupakan mal  otomotif sesungguhnya, Mal ini menjadi destinasi pecinta otomotif di seluruh Indonesia," ungkap Ronny Martinus Event & Promotion Manager MGK Kemayoran.

Saat ini MGK Otozone memiliki empat lantai yang melayani segala kebutuhan otomotif mulai dari bursa jual-beli mobil, aksesoris hingga suku cadang. MGK Otozone berada di lantai 3, 5,6 dan 8.
 
Lantai 3 menjadi lokasi bursa jual beli mobil baru dan bekas, sementara lantai 8 menjadi pusat otomotif eksklusif (premium). Sedangkan lantai 5 dan 6 menjadi pusat aksesoris, sparepart dan bengkel.

MGK Kemayoran akan membuka empat lantai secara bertahap yang akan dijadikan area otomotif. Lantai Ground Floor dan Upper Ground menjadi tahap pertama yang akan dialokasikan sebagai pusat aksesoris dan suku cadang.

Dua lantai berikutnya yakni 1 dan 2 akan segera terealisasi setelah menunggu kontrak penyewa habis. Lantai ini akan dijadikan sebagai pusat aksesoris, suku cadang dan bursa jual-beli mobil. "Kami memberi kesempatan kepada tenant diskon sewa hingga 50 persen untuk menyewa lokasi baru ini," kata Ridwan Tanjung, manajer sales MGK Kemayoran.

Sementara itu Mayjen TNI (Purn) Tabrie selaku Pusat Pengelolaan Kota Kemayoran (PPKK)  menyatakan menjamin usaha perdagangan dan bisnis di MGK Kemayoran aman, nyaman  serta tidak ada calo.

Ditanya tentang nasib Pasar Mobil Kemayoran yang berdekatan dengan MGK Kemayoran  kabarnya bakal segera ditutup, Tabrie mengamini. "Memang kontraknya sudah berakhir April lalu. Tapi kami memberi toleransi hingga April tahun depan, karena menyangkut kemanusiaan. Lokasi itu akan diproyeksikan bangunan permanen lain," ujar Tabrie. (mobil.otomotifnet.com)