Dika CH dan M. Hermawan Jawara Kelas Kejurnas Slalom

billy - Rabu, 5 September 2012 | 17:19 WIB

(billy - )


Masa libur panjang Djarum Super Mild City Slalom 2012 (DSMCS) sudah berakhir. Total 125 starter meluruk lapangan Rampal, Malang yang oleh Genta Auto and Sport dijadikan sebagai trek seri 6 DSMCS (1/9).

MINIM DATA

Dengan kondisi jeda kurang lebih 2 bulan dari seri 5 di Lampung, sudah barang tentu persiapan peserta lebih maksimal. Terutama soal settingan mesin mobil yang akan dipakai buat berkompetisi di DSMCS.

“Jauh sebelum event seri 6 ini berlangsung settingan mesin mobil secara garis besar atau biasa kita sebut masternya, sudah siap,” jelas Purbayaka Sutanta tuner Bening Motorsport yang dipercaya untuk setup mesin mobil tim HRVRT BGM HBM Achilles.

Tentu bagi pria bertubuh subur, memanfaatkan settingan master saja tidak cukup untuk membuat peslalomnya jadi juara. Maka dari itu bersama dengan tim, memanfaatkan waktu untuk latihan di kawasan Stadion Kanjuruhan, Malang.

Namun perbedaan aspal tempat latihan dan trek yang di lapangan Rampal, tetap mengharuskan mekanik mencari settingan terakhir. Apalagi lokasi DSMCS kali ini terakhir dipakai slalom pada 2009.

“Jadi enggak ada data sama sekali soal trek dan di sinilah jadi tantangan bagi tuner. Dengan waktu yang mepet kita dituntut untuk teliti dan tepat menentukan settingan mobil,” papar Purba yang akhirnya membuat Dika CH kampium di kelas Umum (Kejurnas).

Di lain pihak, M Hermawan yang enggak latihan menjelang DSMCS tetap bisa perkasa di kelas F (kejurnas). Salah satu peslalom andalan tim Jangkar Miring Achilles Slalom Tim itu, menyisihkan pesaing-pesaingnya dengan menorehkan catatan waktu 41,233 detik.

“Saat turun balap, kondisi performa ban harus sudah siap 40%. Nah pada seri ini, hal tersebut enggak mudah untuk dicapai,” jelas peslalom yang ini merupakan kali pertama berlaga di lapangan Rampal.

Apa yang dibilang M. Hermawan tersebut, akibat enggak memungkinkannya lokasi disekitar paddock untuk memanaskan ban. Performa ban baru bisa sesuai dengan harapan, setelah dipakai dalam trek slalom.

“Dalam kondisi seperti ini plus minim data, makanya saya pasang strategi untuk turun setelah rekan 1 tim yang memakai mobil yang sama. Dengan harapan, performa ban bisa sesuai dengan apa yang diharapkan,” papar peslalom asal Jakarta tersebut.

Kota Gudeg (Yogyakarta) yang akan jadi lokasi DSMCS seri 7 awal Oktober mendatang. (otosport.co.id)

Kelas A Salon
1. Tri Agus S
2. Paul Izaak
3. Lucky Hadi

Kelas A1
1. Adrianza Yunial
2. Raditya PA
3. HM Rihan V

Kelas A3
1. Edi Sadikin
2. M Nurhasan
3. Roy Tanga

Kelas B
1. Didi Dewanto
2. Gatot IS
3. Danang

Kelas C
1. Farid Pardiansyah
2. Riadi R
3. Anwar Suhadi

Kelas D
1. Dicky ZU
2. Luky HD
3. Teddy TK

Kelas F Gerak Roda Belakang
1. Gerry Rosanto
2. Gatot IS
3. Rizky TJ

Kelas F
1. M Hermawan
2. Demas Agil
3. Adrianza Yunial

Kelas Umum
1. Dika CH
2. Demas Agil
3. Raditya PA

Kelas Pemula Lokal
1. Tri Agus S
2. Luky HD
3. M Nurhasan

Kelas Pemula
1. Benard Yuwono
2. Zainul Arifin
3. HA Rizky P

Kelas Seeded B
1. Raditya PA
2. Rizky TJ
3. Anondo Eko

Kelas Team Club
1. Jangkar Miring Hiu
2. Jangkar Miring Kobra
3. HRVRT BGM HBM Achilles

Kelas Wanita
1. Alinka H
2. Nindya Swastika
3. Yuanita FA

Kelas Toyota Yaris Pemula
1. Asrul Mubin
2. M Nurhasan
3. Santi Luntungan