Yamaha XS 650, Jawaban Sinyo Edan Pada Didot

billy - Rabu, 21 November 2012 | 18:13 WIB

(billy - )


Modifikasi Yamaha XS 650 ini jawaban dari Sinyo terhadap XS 650 karya Didot yang pernah di muat beberapa waktu yang lalu. Klik di sini . Walau toz dan bersahabat sesama two wheeler, persaingan sehat antar builder perlu. Agar membuahkan karya lebih baik lagi. Di sini olah karsa, taste dan ambisi dipertaruhkaan. “Ingin tampil lebih baik demi nama rumah modifikasi,” kekeh Sinyo yang setiap karyanya memang ditunggu penikmat desain.

XS 650 milik Pa’ing asal Bandung ini, menganut traditional chopper simpel. Sinyo memulai dari nol dan handmade. Hanya bermodal mesin. Sasis hardtail double downtube dibangun ulang untuk disinergikan dengan komponen lain.

Rake yang dipilih nggak centang, cocok untuk daily riding seputaran Bandung yang padat. Untuk kemudahan handling dan ergonomi ala chopperis, ia merancang raiser merangkap setang, H bar, tak terlalu menjorok saat dijangkau dan nyaman untuk perjalanan jauh.

Atas nama desain juga,  grip gas desain sederhana miliknya Drag Specialities. T atas-bawah disasar lebar mengikuti gaya customized 70-an, plus pilihan ban pakem outlaws chop 16 inci belakang dan 19 inci depan minus sepatbor.

Simplisitas ala Sinyo memang selalu konsisten. Nuansa serba kosong di bagian depan diseimbangkan juga di bagian belakang. Tangki dirancang slim ditingkahi jok single yang kecil sesuai dimensi dan sepatbor minimalis lengkap sissybar  yang hanya diperuntukkan untuk memegang sepatbor.

Enggak sampai disitu, Sinyo dan kru terus mengarah pada simplisitas. Mesin XS 650 yang padat  sengaja ditonjolkan. Enggak banyak menyisakan ruang kosong antar sana-sini. Downtube dibuat  mendekati gaya Skandinavian yang merapat ke mesin, back-bone juga rendah  lengkap dengan centerbone yang rapat dengan mesin dua silinder dan dua knalpot yang dimaksimalkan.

Mereka merancang knalpot kiri-kanan yang pendeknya ekstrem. Hanya sampai ujung mesin belakang  pas di bawah selah.

Setelah detail, Sinyo memerlukan kelir mewah dan rapi untuk menuntaskan modifikasinya. Giliran Asep Custom Paint ambil alih. Kemewahan  ada di teknik freehand di beberapa bagian. Gradasi garis juga dimainkan  termasuk penstrip sebagai spesialisasi mereka.

Teknik pen brush, merah, hitam dan cokelat bergradasi membuat kesan berkelas tapi jauh dari  nuansa poser. Di tangki, tutup bubutan berbentuk crown alias mahkota tentunya eye cathing juga.

Yang paling berkesan, semua  garapan  Sinyo memang punya benang merah yang sama. Semua motornya terbilang logis dan bisa dikendarai secara masuk akal. Estetika enggak mengalahkan fungsi, walaupun mewah dan terkesan invidual, motor ini enggak neko-neko. Sebuah kelas tersendiri dalam dunia modifikasi.

Good luck, Bro!  (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Pelek belakang: H-D 16 inci
Ban belakang : Avon 500-16
Pelek depan : H-D 19 inci
Ban depan : Avon Speedmaster 19 inci
Sokbreker: H-D Dyna
Handgrip : Drag Specialties
Handle : H-D
Kaliper : H-D
Filter karbu : K&N
Headlamp : Custom Chrome