Kawasaki Ninja 250R, ZX-6R New Sip Shop

billy - Senin, 18 Juni 2012 | 06:58 WIB

(billy - )


Sobat yang melihat motor milik Ricky Airlangga ini dari kejauhan, hati-hati tertipu! Sebab sejatinya pacuan ini bukanlah Kawasaki ZX-6R, melainkan Kawasaki Ninja 250R lansiran 2009 yang berganti tampang.

Oleh Ricky yang akrab disapa Qmunk Mikuni ini, Ninja 250 dikamuflase jadi supersport 600 cc pabrikan Geng Ijo. Iya, Maksudnya dari pabrikan Kawasaki. Kan begitu Kawasaki dikenal. Hijau seakan jadi ciri khasnya.

Lanjut! “Selama ini kalau ada kontes, dilihat masih jarang yang usung ZX-6. Maka itu coba bikin yang beda,” alas ayah 1 anak itu ketika memodifikasi pacuan kesayangannya.

Buat mengubah dari Ninja menjadi ZX-6, Qmunk tak mengaplikasi bodi orisinal. Karena kalau bodi genuine, pasti sudah terbayang dalamnya kantong yang musti dirogoh tuh.

"Bodi dibuat ulang pakai fiberglass. Tapi, dimensinya disesuaikan Ninja 250R. Jadi, enggak terlalu lebar juga,” sebut Qmunk sembari bilang Ninja ini juga sebagai maskot workhsop-nya yang bernama New Ship Shop.

Meski dimensi disesuaikan dengan kontruksi Ninja, tetapi tidak lubang-lubang bautnya. Posisi lubang baut, tetap mengikuti bentuk fairing ZX-6. Sebab kalau ikuti dudukan baut di frame Ninja, pasti desain jadi berubah.

"Karena lubang baut di fairing jauh dari frame, maka sebagai pegangan bodi ke frame dibuat braket lagi dari pelat besi tebal 2 mm,” timpal pria yang workshop-nya di Jl. Sanggar Kencana Utama No. 39D, Sanggar Hurip, Soekarno-Hatta, Bandung, Jawa Barat.

Oh ya! Biar lebih murah lagi, sebelum fairing dibuat, Qmunk mencari lampu depan alias headlamp yang mirip dengan bentuk lampu ZX-6. “Lampu utama, pakai Yamaha Nouvo Z. Pastinya harga lampu jauh-jauh lebih murah ketimbang punya ZX-6 asli,” tambahnya.

Setelah lampu depan Nouvo Z didapat, modifikator yang asli kelahiran Garut, Jawa Barat ini langsung membuat bodi deh! Termasuk juga, kondom buat tangki dan deltabox alias ‘sasis’ ZX-6. Pokoknya, bodi dibuat serupa.

Tapi lagi-lagi, konsep efisiensi coba diterapkan Qmunk. Tak ubahnya lampu depan, tail lamp juga bukan aplikasi orisinal ZX-6. “Lampu belakang bikin sendiri. Usung konsep LED, mika dan reflektor dibuat ulang semua,” jelasnya.

Kini, secara tampilan bodi sudah mencirikan desain ZX-6. Tak lengkap kalau kaki-kaki tak ikut diganti. Maka itu, lengan ayun pun diambil dari limbah ZX-6. Yup! Tak mengusung ala ‘kondom’.

"Untuk pemasangannya, bagian depan arm dipapas sekitar 1,5 cm. Karena arm ZX-6 lebih lebar. As arm, tetap pakai Ninja 250 punya,” beber Qmunk yang juga ambil peredam kejut depan dari ZX-6.

Tetapi buat pelek, pria yang gabung di Community Ninja 250 Bandung ini mengusung milik Yamaha R6. “Kalau pakai ZX-6, palangnya 3. Biar terlihat lebih sporty dan racing look, pakai R6 yang palang 5,” tutup Qmunk yang turut bore up Ninja 250 ini hingga 300 cc. Keren sob!  (motorplus-online.com)