Honda Tiger, Salah Gaul?

Dimas Pradopo - Selasa, 10 April 2012 | 06:33 WIB

(Dimas Pradopo - )

Ekor buntung dan gaya buldog tetap jadi ciri khas
Awas, jangan salah gaul. Sering main dengan orang yang punya satu idealisme, bisa membawa pengaruh besar pada kita. Terbukti pada Faisal Mauludin yang sering bergaul de-ngan orang yang mempunyai idealisme street fighter ala Purwokerto yang lebih dikenal sebagai WJS (West Jateng Style).

Menurut warga perumahan Pondok Karisma Resident, Tasikmalaya ini, WJS di anggap memiliki keunikan tertentu. Dalam desainnya dan dari segi penam-pilan terlihat kesan garang dan kekar. “Ini yang membuat saya jadi sangat tertarik dengan aliran WJS,” ungkap Faizal yang dari Jawa Barat tapi tertarik gaya Puerterico itu.

Berbekal Tiger langsiran 2007, di-sambanginya rumah modifikasi X-K Bike Design Purwokerto yang memang sudah terkenal sebagai pakarnya WJS. Rumah modifikasi dikomandoi Agus Djanuar itu memang pencetus aliran WJS dan minor fighter. So pasti urusan ubah-mengubah jadi WJS bukan hal yang rumit lagi.
Arm lokal buatan dewek. Lampu belakang dari motor massal
Di tangan pria yang akrab disapa Agus DJ ini, rangka back bone orsi Tiger disunat abis. Hanya disisakan center bone saja alias tulang sasis tengah. Kemudian dibuat frame tralis dari pipa berdiameter 1 inci yang sekaligus juga sebagai penopang back bone baru.

Selanjutnya sok depan diganti dengan upside down variasi asal thailand. Kaliper pengeremannya dipercayakan pada kaliper dan master rem Aprilia RS125. Ini agar bisa menahan laju pelek Yamaha R1 dan ban Battlax 110/70-17 yang terpa-sang di depan.

Bagian belakang juga mengalami perubahan. Swing arm custom buatan lokal dipasang agar bisa dimasuki oleh ban tapak lebar Pirelli 190/50-17 dan pelek belakang Yamaha R1. Agar rebound makin nyaman, sok belakang dipercayakan milik Suzuki GSX-R1000 yang didapat dari pasar limbah moge.
 
Kaki kaki dan rangka kelar, selanjutnya tinggal pemasangan tangki bahan bakar yang memang didesain gembung dan besar. Ini agar kesan garang dan kekarnya makin terlihat. Seperti desain bulldog atau

Lalu disambung dengan jok yang memang didesain untuk 1 pengendara alias jok buntung. Sebagai langkah penutup, kedok lampu yang dibentuk seperti kepala Ninja dipasang agar kesan garangnya lebih kentara. (motorplus-online.com)

 DATA MODIFIKASI
Ban depan : Battlax 110/70-17
Ban belakang : Pirelli 190/50-17
Knalpot : Yoshimura
Footstep : Pro Performance