Menata Garasi Jangan Biarkan Jadi Gudang

billy - Sabtu, 17 September 2011 | 11:03 WIB

(billy - )

JAKARTA - Koleksi motor, aksesori, mobil dan aneka perniknya makin banyak tapi lahan terbatas? Jangan hanya ditumpuk atau buru-buru dilego. Benda-benda bersejarah dan kesayangan bisa tetap disbanding, asalkan pintar mengatur sudut-sudut garasi dan harta Anda. Ada kok cara yang praktis dan ekonomis.

HOOK SERBAGUNA
Salah satu problem pemilik mobil di Indonesia adalah keterbatasan ruang dan kurangnya penataan garasi. Bukan hanya enggak enak dilihat, sulit menemukan benda atau perkakas yang dibutuhkan, garasi terasa sempit dan beralih fungsi.

“Tempat yang mestinya jadi area untuk mobil dan aktivitas yang berkaitan, berubah jadi kayak gudang. Semua barang ditaruh bertumpuk-tumpuk di situ. Ruang yang aslinya lega, jadi berasa sempit,” kata Ronald Octo Ruff, key account manager Mr. Safety, peranti bangunan dan interior.

Yang paling umum, semua barang ditumpuk-tumpuk di salah satu sudut. Dari perkakas, sepeda, tools sampai roofbox, ban atau pelek. Sementara beberapa pernik mobil atau motor bisa berubah kualitas dan performanya karena penyimpanan yang buruk.

 Rak. Serbaguna dan fungsional, kalau punya space cukup besar(kiri atas). Ban, lebih baik digantung daripada ditumpuk(kiri bawah).
“Padahal ban kalau ditumpuk terlalu banyak dan lama efeknya buruk. Kalau ditumpuk maksimal hanya 5 ban dan harus dirolling. Kalau kebanyakan ditumpuk tanpa rolling, bisa berubah bentuk,” kata Surya Dharma, sales dan manajer PT Elang Perdana Tyre Industri, produsen Accelera.

Pelek yang terhitung bukan benda rapuh pun, kalau ditumpuk asal-asalan, lama-lama juga bisa jadi berantakan. “Ditumpuk aja atau digantung sih enggak papa. Yang penting jangan sampai lembab, bisa jadi jamuran. Jangan kena sinar matahari langsung juga, warnanya bisa pudar,” bilang Furanis, spesialis pelek dari FRC Motorsport.

Penyimpanan seperti rak biasanya jadi pilihan yang paling umum. “Untuk benda seperti ban lebih bagus daripada ditumpuk,” bilang Surya. “Barangnya bisa tersimpan rapi, tapi agak problem kalau garasinya kecil. Rak lumayan memakan tempat,” lanjut Ronald.

Pengin praktis dan efisien, tidak boros tempat? Bisa, dengan menggantung harta benda di garasi. Bukan bergelantungan, tapi ditempelkan dengan hook khusus di sepanjang tembok. Bukan hanya pernik ringan seperti selang untuk mencuci kendaraan atau tools, sepeda, ban sampai pelek pun bisa digantung.

Panjang hook serbaguna ini bervariasi, tergantung jenis perkakas yang dipasang. Hook tertempel di tembok dengan baut yang ditanam kuat dengan bor. “Digantung lebih baik daripada ditumpuk kalau untuk ban. Paling aman gantung sekalian dengan peleknya. Kalau digantung ban aja, lama-lama bisa merubah bentuk bibir ban,” ujar Surya.

Tidak hanya menghemat tempat, tapi juga lebih aman. Dinding tidak selembab lantai juga lebih bersih karena letaknya di atas, tidak sekadar ditumpuk di lantai. “Hook yang di pasaran bisa menahan beban sampai 80 kilogram. Dipasang di tembok dengan bor, jadi enggak merusak dinding seperti paku biasa. Tinggal pilih panjangnya sesuai lebar pelek, ban atau kebutuhan kita,” terang Ronald.    (mobil.otomotifnet.com)