Hot Shoot, Ada Tes Ninja 250 4 Silinder!

billy - Kamis, 22 September 2011 | 08:55 WIB

(billy - )


 Naked, 4 silinder
Terdengar sayup tapi pasti kalo pabrikan PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) sedang mencoba motor baru mereka. Informasi ini MOTOR Plus dapat dari berbagai sumber. “Lagi dites tuh,” bisik si sumber. 

Lanjut! Tim Jepret MOTOR Plus langsung kordinasi dan ambil langkah seribu menuju lokasi pengetesan. Memang benar adanya. Setidaknya ada empat motor lagi dicoba KMI. Tiga berfairing satu naked alias telanjang.

Kabarnya, itu Ninja 250 dengan 4 silinder. Satunya lagi Ninja 250 2 silinder dengan sistem injeksi juga Ninja ZX-6R yang telah lebih dulu diluncurkan beberapa waktu lalu alias bukan baru.

 Dari penelusuran lewat situs internet, motor Ninja 250 4 silinder itu berkode ZXR-250. Sebenarnya ini motor lawas. Kode ZXR-250A dijual antara 1988-1991. Sedang ZXR-250B antara 1991-2004. Untuk ZXR-250B antara 1991-1998 dijual di Jepang. Sementara  versi sama dijual di Malaysia pada 1998-2004.


 Inikah versi injeksi?
Suara ZXR-250 memang melengking khas moge 4 silinder. Beda dengan suara Ninja 250R yang 2 silinder yang jauh lebih ngebass. Versi Ninja 250cc 4 silinder secara sepintas punya bodi lebih besar. Wajar saja sebab mengusung mesin yang lebih besar dengan 4 silinder in-line  atau segaris. “Peak power bisa mencapai 20 ribu rpm. Tarikannya dahsyat dan lebih smooth,” kata si sumber itu lagi.

 Apakah motor ini bakal diluncurkan di sini? Sebab, kehadiran Ninja 250R yang dua silinder itu sudah memasuki tahun ke-4? Lantas apakah Ninja 250R bakal diskontinue? Pertanyaan ini memang belum dapat jawaban pasti. Lantaran pihak KMI masih bungkam.

“Belum... ini hanya pengetesan biasa. Dan ini hanya jajal untuk mengetahui tanggapan dari pemakai. Jadi masih jauh. Hal ini biasa dilakukan oleh semua pabrikan. Belum tentu juga akan diluncurkan. Banyak pertimbangan lain pastinya,” terang sumber MOTOR Plus di KMI.


 Ninja ZX-6R juga dicoba
Pengetesan ini sepertinya jadi awal strategi KMI untuk terus mengamankan dominasinya di sektor kelas Premium. Utamanya untuk kategori motor sport. Sebab, selama ini Ninja cukup dikenal dan memiliki brand yang sangat baik di kalangan biker dan komunitas.

Adanya pesaing baru di kelas yang sama, yakni CBR 250R, tentunya nggak bisa didiamkan. Dari fakta itu, tentunya KMI akan terus berpikir mencari celah baru yang akan terus mensupport dan mempertahankan dominasinya.  (motorplus-online.com)