Idling Stop System Honda PCX, Cara Praktis Hemat Bensin

Editor - Senin, 15 Februari 2010 | 11:43 WIB

(Editor - )

OTOMOTIFNET – Salah satu fitur yang menarik perhatian ketika menjajal Honda PCX untuk pertama kalinya adalah kehadiran fitur “idling stop system” (ISS). Dengan diaktifkannya ISS mesin akan mati dengan sendirinya pada keadaan langsam/idle lebih dari 3 detik.

Misalnya ketika menunggu lampu merah di persimpangan jalan. Mesin biasanya akan dibiarkan terus menyala dalam keadaan langsam. Nah dengan diaktifkannya fitur ini lewat panel di stang sebelah kanan maka mesin yang berada dalam keadaan langsam lebih dari 3 detik akan langsung mati dengan sendirinya.

Hal ini mengingatkan redaksi OTOMOTIFNET.com ketika berkunjung ke Yogyakarta minggu lalu ketika menghadiri “One Day Workshop Motor Injeksi Honda.” Di beberapa perempatan terdapat himbauan untuk mematikan mesin motor sampai ke detik 20 sebelum lampu hijau menyala.

Tentu tujuannya untuk mencegah bahan bakar terbuang sia-sia. Namun dengan ISS, mematikan mesin di perempatan akan dilakukan secara otomatis.

Seandainya di perempatan tadi lampu merah menyala selama 60 detik, rasanya cukup lumayan menghemat bahan bakar dengan mematikan mesin sejenak. Lalu bagaimana menyalakannya kembali? Jangan khawatir saat mesin mati tadi, sebenarnya mesin berada dalam keadaan stand by ditandai dengan menyalanya lampu indikator di panel speedometer.

Untuk menyalakan tinggal putar selongsong gas-nya saja, maka dengan sendirinya mesin akan kembali menyala. Dengan teknologi injeksi bahan bakar yang semua perintah kelistrikannya sudah diatur ECM/ECU, menciptakan perintah seperti ISS ini tentunya akan sangat mudah dilakukan oleh Honda.

Dan uniknya saat mesin kembali menyala setelah mati suri tadi, hampir tidak ada suara apapun termasuk starter. Tiba-tiba mesin sedikit bergetar dan terdengar suara halus dari knalpot. Suara starter yang hampir tak terdengar ini ternyata akibat dari aplikasi teknologi ACG starter yang menggabungkan cell motor dengan alternating current generator. Selain suara lebih halus, bentuk motor starternya pun lebih ringkas.  

Penulis/Foto: Popo/Salim