Jeep Cherokee XJ 1997 Rintangan Bukan Hambatan

Otomotifnet - Senin, 23 November 2015 | 14:50 WIB

(Otomotifnet - )

Konsep mobil ini adalah kendaraan off-road full branded era 90’ an, referensinya sendiri saya dapatkan dari majalah Australia & Amerika yang khusus membahas Jeep

Jakarta - Sifat idealis memang tidak selalu berkonotasi buruk, buktinya hal tersebut membawa Ida Bagus Raditya Kusuma ke dunia off-road semakin jauh. Meski begitu, pria yang akrab dengan panggilan Didit ini tetap bertahan pada prinsipnya untuk mengusung modifikasi ala era 1990-an yang menurutnya long lasting karena belum ‘terkontaminasi’ oleh kontur beraroma futuristis.

Benar saja, sosok Jeep Cherokee miliknya yang sudah terlahir kekar tidak dibiarkan standar, cukup banyak produk aftermarket yang diaplikasikan demi menambah kegagahan kendaraan asal negeri Paman Sam ini.

Meski demikian, Didit tak lantas membiarkan sektor kaki-kaki dalam keadaan standar. Mobil ini telah dilengkapi suspensi merek Gabriel hingga aplikasi lift kit dari Skyjacker lengkap dengan adjuster link arm yang dipercaya ampuh untuk membantu handling menjadi lebih stabil, bahkan di permukaan yang sulit diprediksi.

Selain itu, pria 33 tahun ini mengaplikasikan pelek American Wheels Beadlock serta dilindungi ban Simex 34 inci yang secara drastis mengubah aura mobilnya menjadi tambah sangar. Lalu bumper depan dan belakang pun diganti produk ARB dan Kaymar serta fender dari Bushwacker. “Mobil ini bukan sekedar gaya off-road aja, soalnya hampir tiap akhir pekan selalu saya sempatkan untuk ‘main’ off-road beneran di berbagai lokasi, makanya winch dan alat bantu lainnya dipasang untuk memudahkan saya melewati rintangan,” terang Didit.

Nah, ketika sektor kaki-kaki dan lainnya dirasa cukup, Didit lantas tidak ingin dapur pacunya dibiarkan dalam keadaan standar. Kapasitas mesin Power Tech sengaja diturunkan dari 4.500 cc menjadi 4.000 cc serta penyesuaian pada rasio gir menggunakan produk Nitto menjadi 1;488 agar torsi dan akselerasi lebih terasa berimbang.

Untuk mengakomodir parameter yang dibutuhkan mesin, ia pun memasang piggyback Unichip Type Q dari Dastek. “Sebagian besar aftermarket parts yang saya pakai plug & play biar enggak ribet custom sana-sini,” terangnya.

Ketika ditanya rencana ke depan, rupanya Didit berambisi untuk mengikuti ajang off-road berskala nasional. Karenanya, Ia akan segera memasang roll cage serta air locker ARB pada gardan belakang Cherokee-nya. Mantap! •  (otomotifnet.com)


Plus:
- Semua parts fungsional

Minus:
- Performa mesin belum begitu ganas


DATA MODIFIKASI:

Mesin: - Power tech 202 4000cc - Big Intake air flow (Country) - Intake Air Filter (Country) - Twister Intake Adaptor - D.U.I Performance Ignition &   Kabel busi FireWire - Dastek Piggyback Unichip type Q - 3ply Alloy Radiator - filter udara K&N - breather filter K&N - Long Ranger Tank Extention   (Dual Tank) - knalpot Borla   (Header, cat back & tail pipe) Eksterior: - bemper depan ARB - bemper belakang Kaymar - fender Bushwacker flat - Winch Warn XD 9000 - Pro ropes Plasma rope - Antenna GME Electrophone   (Dual Band) - Spotlight: -Warn SDB 160 (bumper) - bohlam Warn H.I.D - lampu tembak Warn W610 Single Light (belakang) - Active Snorkel : Safari Snorkels - Rock slider Custom Pelek & kaki-kaki: - suspensi Gabriel - Lift Kit (link arm, coil spring, leaf spring) by Skyjacker with adjuster link arm - Quick Disconnect Sway Bar by Skyjacker - Limiter Strap by Mastercraft - Shock Steering by Profender - Tie Rod & Long Tie Rod by Skyjacker -  American Wheels Beadlock +    34x10.5R15 Simex JungleTracker (5 Pcs) - Front ARB Airlocker - Nitto Final Gear (ratio 1;488) Interior & Sound System: - Head Unit by Pioneer - Speaker by ADS Italy - Power by Orion - Yaesu Radio Receiver