Keuntungan Ikuti Batas Kecepatan Maksimal Jalan Tol, Irit BBM!

Bagja - Senin, 28 Desember 2015 | 14:26 WIB

(Bagja - )

Jakarta - Jalan tol di Indonesia memang jarang kosong, apalagi kalau lagi musim liburan, pastinya tetap padat. Namun, bukan berarti saat menemui jalan tol kosong kita jadi kalap dan memacu mobil secara ekstrem. Tetap sesuai aturan saja.

Biasanya, beberapa jalan tol di tanah air mematok batas kecepatan minimal 60 kpj dan kecepatan maksimalnya 80 kpj. Untuk mobil-mobil modern, ditambah kondisi jalan tol sedang kosong, kecepatan 80 kpj tentu dianggap lambat dan membosankan.

Padahal ada untungnya lho kalau mengikuti aturan batas kecepatan maksimal di jalan tol. Salah satunya yang paling signifikan adalah konsumsi BBM yang lagi irit-iritnya pada kondisi mesin di kecepatan 80 kpj.

"Kondisi tersebut biasanya sudah pada posisi gigi paling tinggi, sehingga putaran mesin bisa dibawah 2.000 rpm bahkan lebih. Jadi sangat irit, apalagi kalau bawanya konstan, mobil apapun pasti irit BBM," tegas Teguh, mekanik kawakan Sumber Motor di kawasan Depok.

Selain itu, untuk memantau seberapa irit konsumsi BBM mobil saat kecepatannya 80 kpj, bisa dilihat pada MID yang terdapat di meter cluster mobil-mobil saat ini. Lebih memudahkan, karena tertera estimasi penggunaan konsumsi BBM secara real time.

ilustrasi MID

Sebagai gambaran, untuk citycar semisal KIA PIcanto saja, pada kondisi kecepatan 80 kpj konsumsi BBM bisa menyentuh angka 25 kpl! Tak berbeda dengan Mitsubishi OUtlander Sport, konsumsi BBM 20 kpl pun bisa diraih selama mobil dikemudikan konstan 80 kpj.

Jadi, kenapa harus selalu buru-buru? Pastikan saja keluarga menikmati perjalanan dengan mengendarai mobil secara konstan pada kecepatan sekitar 80 kpj, karena selain lebih nyaman, aman, juga sekaligus mengurangi budget BBM selama liburan. (Bagja)