Manor Siapkan Alternatif Line-Up Pembalap

Sabtu, 13 Februari 2016 | 10:25 WIB

JAKARTA - Tidak jelasnya kepastian perihal bantuan pemerintah via surat jaminan Menpora untuk menggelontorkan dana untuk bisa mendapatkan slot di  Manor F1 membuat tim asal Inggris itu sudah ada alternatif line-up pembalap musim ini zonder Rio Haryanto.

Rio Haryanto sejak awal tahun ini gencar masuk radar Manor, apalagi didukung pemerintah Republik Indonesia setelah Menteri Pemuda Olahraga 'pasang badan' untuk bisa memuluskan langkah Rio Haryanto menuju tim Manor dengan surat jaminan.

Apa lacur? Surat jaminan itu bukan berarti jaminan dana yang diperlukan sekitar 17 juta Euro sebagai tanda jadi Rio berhak menjadi pembalap reguler F1 musim ini di bawah naungan tim Manor.

Janji tinggal janji, dana yang sempat digadang-gadang diberikan dari beberapa BUMN dan bahkan juga KONI tidak jelas informasinya. Rio Haryanto dibuat gamang soal langkah yang hanya satu tahap lagi untuk mengguratkan sejarah bila Indonesia memiliki pembalap F1.

"F1 adalah tujuan utama Rio atau tidak sama sekali. Kondisi sekarang ini memang menunggu pencairan dana dari pemerintah," ujar Piers Hunnisett selaku manajer Rio Haryanto.

Paul Wehrlein calon kuat pembalap tim Manor F1 2016

Sampai artikel ini diangkat belum juntrung dana untuk Rio Haryanto yang dijanjikan Menpora sebagai pembayaran ke tim Manor F1. Pihak Manor sendiri sudah menyiapkan rencana cadangan. Apabila Rio yang dijanjikan disupport dana menuju F1 tidak terealisasi. Nama Paul Wehrlein dan Alexader Rossi digadang-gadang menjadi line-up yang dipersiapkan Manor untuk F1.

Alexander Rossi masuk daftar line-up Manor F1 musim ini

Jika pemerintah berdedikasi dan serius untuk mengantarkan Rio Haryanto ke F1 mungkin sepatutnya dana yang dijanjikan segera cair. Mungkin sudah pada tempatnya bila Rio batal ke F1, pihak yang menjadi objek paling bertanggung jawab adalah pemerintah.

Semoga Rio dengan bantuan pemerintah dapat mewujudukan langkah ke F1 bergabung dengan Manor F1. Jika tidak maka Manor bermaterikan Paul Wehrlein dan Alexander Rossi. (otomotifnet.com)