MINI Countryman Cooper S E 4ALL Terbesar

andy - Kamis, 1 Desember 2016 | 10:57 WIB

(andy - )

Akhirnya MINI Countryman generasi kedua diluncurkan. Mobil ini jauh lebih panjang, lebih lebar, dan yang paling penting mobil ini dilengkapi fitur plug-in hybrid. Ya, semenjak MINI E di 2010, tak ada lagi MINI yang dilengkapi teknologi tersebut.

Countryman kini lebih panjang 205 mm, lebih lebar 33 mm, serta wheelbase yang kini bertambah 73 mm sangat berpengaruh terhadap kapasitas kabin. Legroom penumpang baris kedua kini memiliki ruang sebesar 96 mm.

Tak hanya dimensinya yang banyak ubahan. Dari sisi desain pun Countryman generasi kedua ini terlihat banyak yang berbeda. Lihat saja rancangan lampu depan yang kini terlihat lebih memanjang ke samping. Aplikasi LED pada lampu utama juga sudah tersedia di unit ini termasuk juga foglamp yang sudah mengandalkan LED. Desain DRL melingkari seluruh bulatan lampu utama. Gril pun kini terlihat lebih berkarakter, desainnya seperti huruf U terbalik.

Tampilan belakang pun kini terlihat membesar. Salah satunya berkat lampu belakang yang kini memiliki dimensi lebih besar. Sama seperti bagian depan, pada versi Cooper S terdapat panel hitam yang menjulur hampir menutupi bumper.

Sebagai mobil petualang, mobil ini dilengkapi sistem gerak empat roda yang diberi nama ALL4. Selain itu, tampilan pun dibuat ala mobil petualang. Lihat saja roof rail yang kini terlihat lebih jelas dan besar. Sunroof berukuran besar sudah menjadi peranti standar. Varian Cooper akan mendapatkan velg berukuran 17 inci, sementara Cooper S dengan diamter 1 inci lebih besar.

Yang paling menarik dari mobil ini tentu saja adanya teknologi plug-in hybrid. Sebagai cirinya, pada fender depan terdapat logo huruf E dengan aksen kuning. Untuk fender di sisi pengemudi, jika logo tersebut dibuka sebagai tempat untuk mengisi daya baterai.

Mobil yang memiliki nama lengkap MINI Countryman Cooper S E ALL4 memadukan mesin konvensional 3 silinder berkapasitas 1.500 cc turbocharger dengan motor listrik berdaya 87 hp dari baterai Lithium-ion yang memiliki kapasitas7,6 kilowatt-hour.

Hasilnya, mobil ini sanggup menghasilkan tenaga kombinasi mencapai 221 hp serta torsi 385 Nm. Klaimnya, untuk berakselerasi dari berhenti hingga kecepatan 100 km/jam, mobil ini bisa mencatatkan waktu dalam tempo 6,8 detik saja.

Karena tujuannya efisiensi bahan bakar, tentu saja ada yang dikorbankan. Tangki bensin pada versi standar yang tadinya memiliki kapasitas 61 liter, karena harus menempatkan baterai, kapasitas tangki kini hanya bisa memuat bahan bakar sebanyak 36 liter.

Hal ini tak akan jadi masalah jika perjalanan Anda secara rutin selalu melintasi pom bensin. Tapi akan jadi masalah jika Anda melakukan perjalanan luar kota yang posisi pom bensinya Anda tidak tahu pasti letaknya.

Layaknya BMW xDrive40e, Countryman PHEV juga menampilkan tiga mode sumber tenaga yang berbeda. Misalnya Auto eDrive yang diatur berdasarkan komputer mobil, lalu Max eDrive yang hanya mengandalkan motor listrik saja serta Save Battery yang memanfaatkan kinerja mesin untuk mengisi ulang battery ketika baterai sudah terpakai sebanyak 90 persen dari kapasitas total.

Jika Anda belum butuh teknologi plug-in hybrid, Countryman juga masih tersedia dalam versi konvensional. Mesin yang diusung sama seperti mesin yang digunakan pada Clubman. Mesin 3 silinder kapasitas 1.500 cc ini mampu menghasilkan tenaga 134 hp serta torsi 220 Nm. Mobil ini mampu mencatatkan waktu 9,5 detik untuk melesat dari keadaan berhenti hingga kecepatan 100 km/jam.

Sementara versi Cooper S menggunakan mesin kapasitas 2.000 cc. Mesin ini sanggup menghasilkan tenaga mencapai 189 hp serta torsi maksimum mencapai 280 Nm. Catatan akselerasinya bisa mencapai 7,2 detik berkat transmisi otomatis 8-percepatan. Sedangkan untuk yang menggunakan gerak empat roda 4ALL, catatan waktunya bisa lebih cepat 2 detik lagi.