Kisah Pekerja Pembersih Mobil di GIIAS 2017

Parwata - Kamis, 10 Agustus 2017 | 21:17 WIB

(Parwata - )

TANGERANG - Sekilas peran pekerja pembersih kendaraan tak mendapat perhatian dalam sebuah pameran kendaraan. 

Tetapi perannya cukup tinggi untuk membuat pameran tetap segar. 

Seperti di event besar tahunan, Gaikindo Indonesia International Auto show (GIIAS) 2017 yang dilaksanakan di ICE BSD City, Tangerang Selatan.

Sudah menjadi hal biasa biasa ketika melihat mobil kusam dan penuh cap tangan di sekujur bodi dan kaca, para pengais rezeki ini buru-buru bergegas.

Datang lalu memoles hingga mengkilap. Semua noda wajib diseka. Begitu seterusnya, dari pagi hingga pameran ditutup lepas jam 10 malam. 

"Kalau saya dari pagi sampai selesai. Untuk waktu enggak kenal setiap menit, intinya kalau itu mobil Sudah keliatan bercak atau kotor baru saya bersihin," kata Hendro saat dijumpai di  salah satu Booth 7, Kamis (10/8).

Berbicara soal keluh kesah Hendro mengaku ikhlas menjalaninya. "Capek pastilah ada, yang penting ikhlas aja sekarang," katanya.

Menurut Hendro jika sudah selesai pameran, mobil tetap harus dalam keadaan mengilap dan ditutup cover.

Meski selintas ringan, tetap pekerjaan ini memiliki tantangan berupa tekanan untuk hasil maksimal.

"Tidak mau tau alasan apapun bahwa jarak tempuh dari rumah  ke sini cukup jauh. Jadi jika sudah jam 10 sudah harus sampai di sini, enggak boleh terlambat," ujarnya.

"Tapi buat saya sih seberapa besar tekanan saya tetap optimis buat bahagiakan anak istri dirumah," tutupnya. (Otomotifnet.com/MAS)