Anak Aktor Ray Sahetapy Sesalkan Aksi Wanita Pura-Pura Tuli Untuk Lolos Dari Tilang Polisi

Taufan Rizaldy Putra - Kamis, 22 Februari 2018 | 09:57 WIB

Seorang Wanita Berpura-pura Tuli di Depan Polisi (Taufan Rizaldy Putra - )

Otomotifnet.com - Anak aktor Ray Sahetapy, Panji Surya Putra menyesalkan aksi seorang wanita yang dianggapnya pura-pura tuli untuk lolos dari tilang polisi.

Hal ini ia ungkapkan dalam akun Instagram @suryasahetapy.

Pria yang dikenal sebagai Surya Sahetapy ini menilai jika wanita dalam video yang dipostingnya sengaja bersikap seperti itu untuk mengelabui polisi.

Surya sendiri dikenal sebagai seorang tuna rungu yang bercita-cita untuk dapat menjadi seorang penasehat bagi kaum penyandang disabilitas, terutama tuna rungu.

(BACA JUGA: Siap Dipermalukan, Polisi Temukan Cara Supaya Pelanggar Lalu Lintas Kapok)

Terlihat pada video yang diunggah oleh Surya, wanita tersebut menunjukkan gesture bahwa ia seorang tunga rungu dengan bahasa isyarat dan pelafalan kata yang tidak jelas.

Sementara petugas polisi percaya padanya dan berusaha untuk berkomunikasi dengan isyarat seadanya.

Akhirnya kejadian tersebut berlalu tanpa proses tilang.

Dalam unggahannya Surya menunjuk kebiasaan orang tuna rungu asli dan membandingkannya dengan wanita dalam video tersebut.

Tak pelak, unggahan tersebut menuai aneka respons.

(BACA JUGA: Kisah Di Balik Berdirinya VR46 Academy, Sempat Diliputi Keraguan)

Ada yang yakin wanita itu berpura-pura ada juga yang menyangsikannya.

Sebab seorang tuna rungu yang tidak belajar bahasa isyarat bisa saja melakukannya.

Seperti ini ungkapan Surya Sahetapy dalam Instagram,

Biasanya saya tidak suka berbagi sesuatu yang negatif, tetapi saya dikirim sebuah video justru tidak baik dan kita harus pelajari.

Saya Tuli sejak lahir dan pengguna Bahasa Isyarat Jakarta.

Sayang sekali ya, polisi polos ini ditipu mudah pake banget oleh seorang Ibu dengar yang berpura-pura sebagai orang Tuli agar lolos dari tilang. Bagaimana ini?

Makanya polisi jangan mau kalah sama polisi Amerika, Afrika Selatan bahkan Italia sudah mempelajari bahasa isyarat maka bisa membedakan mana bahasa isyarat beneran atau bohongan.

Ditanya bagaimana tahu bisa membedakannya? Kalau bagi yan sudah belajar bahasa isyarat akan lebih paham, jadi mari belajar.

Kalau dari video ini, orang tersebut memperagakan dengan gestur tidak jelas dan berulang-ulang. Ketika Polisi menjelaskan (belum selesai) sudah diiyakan, seolah-olah ibu tersebut mengerti. Padahal kalau orang Tuli asli biasanya memerhatikan gerakan mulutnya dan terlihat ekspresi bingung. Jika Polisi tidak mengerti kan tinggal ambil kertas dan tulis, "Kenapa tidak bawa? Tolong tunjukin Sim bla2?" Simple aja, kalau ga mau repot tinggal panggil JBI dari @plj.indonesia ... Aturan harus dipatuhi

Di bawah ini merupakan video yang diunggah Surya yang memperlihatkan kejadian tersebut,

 

Biasanya saya tidak suka berbagi sesuatu yang negatif, tetapi saya dikirim sebuah video justru tidak baik dan kita harus pelajari . Saya Tuli sejak lahir dan pengguna Bahasa Isyarat Jakarta . Sayang sekali ya, polisi polos ini ditipu mudah pake banget oleh seorang Ibu dengar yang berpura-pura sebagai orang Tuli agar lolos dari tilang. Bagaimana ini? . Makanya polisi jangan mau kalah sama polisi Amerika, Afrika Selatan bahkan Italia sudah mempelajari bahasa isyarat maka bisa membedakan mana bahasa isyarat beneran atau bohongan . Ditanya bagaimana tahu bisa membedakannya? Kalau bagi yan sudah belajar bahasa isyarat akan lebih paham, jadi mari belajar ☺️. Kalau dari video ini, orang tersebut memperagakan dengan gestur tidak jelas dan berulang-ulang. Ketika Polisi menjelaskan (belum selesai) sudah diiyakan, seolah-olah ibu tersebut mengerti. Padahal kalau orang Tuli asli biasanya memerhatikan gerakan mulutnya dan terlihat ekspresi bingung. Jika Polisi tidak mengerti kan tinggal ambil kertas dan tulis,” Kenapa tidak bawa? Tolong tunjukin Sim bla2.?” Simple aja, kalau ga mau repot tinggal panggil JBI dari @plj.indonesia ... aturan harus dipatuhi ???? . @polisirepublikindonesia @jktinfo @polantasindonesia @divisihumaspolri . Karena ada beberapa msh ragu soal video ini, jadi ada yang bisa bantu notice apakah ibu ini beneran tidak bisa dengar-ngomong atau berpura2 seperti kami (orang2 Tuli)?

A post shared by Surya Putra Sahetapy (@suryasahetapy) on