Test Ride New Kawasaki Ninja 650, Moge Yang Ramah Sama Pasar Indonesia

Parwata - Selasa, 3 April 2018 | 20:45 WIB

Test Ride New Kawasaki Ninja 650 (Parwata - )

Efek lain karena suspensi empuk, bagian paling bawah yaitu leher dan tabung knalpot, gampang kepentok polisi tidur kendati dalam posisi tak dinaiki tingginya 130 mm.

(BACA JUGA: Gak Pake Bore Up, CRF250 Rally Naik Jadi 286cc, Tarikan Makin Ngacir)

Rizky / Otomotifnet.com
Test Ride New Kawasaki Ninja 650

Performa

Mesin yang diusung basisnya masih sama dengan yang lama, 2 silinder segaris 649 cc DOHC 8 katup berpendingin cairan.

Karakternya punya tenaga dan torsi yang sangat kuat di putaran bawah sampai menengah. Mulai 3.000 rpm sudah galak banget!

Jangan heran dipakai riding harian maupun turing main di kisaran 3.000-6.000 rpm juga sudah lebih dari cukup.

Ketemu tanjakan atau mau menyalip juga enggak akan kepayahan, walaupun telat down shift sekalipun.

Kalau mau merasakan ganasnya jambakan mesin, bejek saja gas lewat 6.000 rpm sampai kena limiter di 10.000 rpm pas redline, jarum takometer singkat banget melejitnya diiringi suara ngorok dari udara yang tersedot dari boks filter ke throttle body 36 mm.

Seberapa cepat lajunya?

Dites pakai Racelogic oleh tester berpostur 173 cm 64 kg, untuk meraih kecepatan 100 km/jam cuma butuh waktu 4,5 detik! Datanya berikut ini.

Data tes 

0-60 km/  j: 2,6 detik
0-80 km/j  : 3,5 detik
0-100 km/j: 4,5 detik
0-100 m    : 5,8 detik (@120,9 km/j)
0-201 m    : 8,6 detik (@142 km/j)
0-402 m    : 13,2 detik (@169,9 km/j)

Enaknya lagi, mesin berasio kompresi cuma 10,8:1 ini suhunya bersahabat dengan kaki, di kemacetan sekalipun tak akan membuat kegerahan yang berlebihan.

Cuma area tulang kering kanan saja yang kadang kena angin cukup hangat, yang kalau diperhatikan karena leher knalpot meliuk ke kanan.

Konsumsi Bensin

Dengan karakter mesin punya torsi besar di putaran bawah sampai menengah, sehingga jarang main putaran tinggi dan logo Eco indicator sering menyala, makanya enggak heran kalau konsumsi bensin terbilang irit.

Rata-rata tertera 21,3 km/liter. Itu enggak jauh beda dengan motor 250 cc 2 silinder.

Rizky / Otomotifnet.com
Test Ride New Kawasaki Ninja 650

Fitur & Teknologi

Kita awali dari spidometernya yang desainnya persis milik Versys-X 250 dan Ninja 250 terbaru, gabungan analog dan digital.

Bedanya angka takometer cuma sampai 13.000 rpm, beda dengan Ninja yang 16.000 rpm.

Meski begitu isinya justru lebih lengkap, karena di Ninja 650 ada shift light yang berada di atas gear position.

Selain shift light, disajikan pula odometer, trip A & B, odometer, konsumsi bensin, konsumsi bensin rata-rata, jam, range, fuel meter, suhu mesin dan tentu saja info lampu-lampu. Dan khas Kawasaki, ada Eco indicator.

Di bagian mesin ada fitur assist and slipper clucth, efeknya handel kopling jadi sangat ringan dan ketika engine brake ban belakang tak mudah mengunci.

Terdapat pula dual throttle valves di throttle body yang membuat penyaluran tenaga lebih linear serta irit bahan bakar.

Data spesifikasi

Tipe mesin: 4 langkah 2 silinder segaris berpendingin cairan
Rasio kompresi: 10,8:1
Sistem katup: DOHC 8 katup
Diamater x langkah: 83 x 60 mm
Kapasitas: 649 cc
Sistem bahan bakar: Injeksi Ø 36 mm x 2 dengan dual throttle valves
Starter: Elektrik
Pelumasan: Forced lubrication, semi‑dry sump
Transmisi: 6 percepatan
Kopling: Wet multi-disc, manual
Rem depan: Dual semi-floating 300 mm petal discs. Kaliper: Dual piston
Rem belakang: Single 220 mm petal disc. Kaliper: Single-piston
Suspensi depan: Teleskopik 41 mm
Suspensi belakang: Horizontal Back-link with adjustable preload
Tipe sasis: Trellis, high-tensile steel
Trail: 100 mm
Jarak main roda depan: 125 mm
Jarak main roda belakang: 130 mm
Ban depan: 120/70ZR17M/C (58W)
Ban belakang: 160/60ZR17M/C (69W)
P x L x T: 2.055 x 740 x 1.135 mm
Jarak sumbu roda: 1.410 mm
Jarak terendah: 130 mm
Kapasitas tangki bensin: 15 liter
Tinggi jok: 790 mm
Bobot basah: 194 kg