Produsen Otomotif Sempat Tutup Pabrik di China Karena Virus Corona, Kini Mulai Proses Produksi

Irsyaad Wijaya - Selasa, 18 Februari 2020 | 14:30 WIB

Ilustrasi pabrik perakitan mobil di China (Irsyaad Wijaya - )

Otomotifnet.com - Setelah menutup pabriknya di China akibat virus Corona, beberapa pabrikan otomotif dikabarkan memulai produksi lagi.

Sejumlah pabrikan asal Eropa dan Jepang menegaskan akan memulai kembali proses produksi.

Mengutip dari laman Reuters.com, berikut daftar pabrikan otomotif yang kembali melakukan proses produksi:

- BMW, mengatakan pabriknya di China memulai kembali produksi pada 17 Februari 2020 kemarin.

- Daimler, sudah melanjutkan produksinya di Beijing sejak 10 Februari 2020 kemarin.

(Baca Juga: Industri Otomotif China Makin Terpuruk, Imbas Virus Corona Besar, Ini Faktanya)

- Fiat Chrysler mengatakan 6 Februari 2020 kemarin ada gangguan pada pasokan suku cadang yang dapat mengancam produksi di salah satu pabriknya di Eropa dalam dua hingga empat minggu.

Sehingga pihaknya akan segera memulai lagi produksinya.

- Ford Motor, mulai melanjutkan produksi mulai 10 Februari 2020 kemarin untuk pabrik-pabriknya di Chongqing dan Hangzhou.

- General Motors, kembali memulai membuka kembali pabriknya di China sejak 15 Februari 2020.

- Honda mengatakan tidak ada masalah suplai pasokan yang akan menghambat. Namun produksi di tiga pabriknya di Wuhan tertunda sampai 24 Februari.

- Hyundai Motor dan KIA Motor, secara bertahap meningkatkan produksi di Korea Selatan mulai 11 Februari lalu.

- Nissan Motor, mengatakan pihaknya sedang mempertimbangkan memulai kembali produksi di China pada 10 Februari lalu.

Sebelumnya, penjualan Nissan di Cina turun 11,8 persen pada Januari.

- PSA Peugeot Citroen, mengatakan pada 31 Januari tiga pabriknya di Wuhan akan tetap ditutup. Namun pada 14 Februari sudah memulai lagi produksinya.

- Renault mengatakan, unit Korea Selatan, RSM, pada 11 Februari lalu sudah memulai kembali produksi di situs Busan.

(Baca Juga: Toyota Mulai Lanjutkan Produksinya di China, Sempat 'Mandek' Karena Virus Corona)

- Suzuki Motor Corp, mengatakan pihaknya tengah mempertimbangkan suplai komponen kendaraan dari luar China karena wabah itu mengancam akan mengganggu produksi kendaraan di pasar terbesarnya, India.

- Pabrik Tesla di Shanghai juga sudah melanjutkan produksi pada 10 Februari.

- Toyota Motor mengatakan akan kembali produksi pada 3 Februari tetapi ditunda karena wabah virus corona baru di China.

Namun, pihaknya berencana untuk melanjutkan produksi di tiga dari empat pabrik mobil utama di China pekan ini.

- Pembuat suku cadang mobil Prancis Valeo mengatakan, tiga lokasi di Wuhan sudah mulai beroperasi pada 13 Februari.

- Volkswagen, telah menunda memulai kembali produksi di sebagian besar pabrik di JV China dengan SAIC Motor dan pabrik JV Tianjin dengan FAW Group hingga Senin, 17 Februari.

Virus corona juga menyebabkan pabrik otomotif di Korea Selatan dan Jepang (Pabrik Nissan di Kyushu) ditutup.