Pencurian dengan Pecah Kaca Mobil Makin Berani, Ini Tips Menghindari Modus Ini

F Yosi - Senin, 11 Mei 2020 | 14:15 WIB

Mitsubishi Xpander Cross jadi tindak pencurian pecah kaca di sekitar Kebayoran Lama, Jakarta Barat (F Yosi - )

“Selain defensive driving sudah sepatutnya para pengemudi juga sudah menerapkan security driving yang bertujuan mengamankan dirinya ataupun kendaraan dari tindak kriminal,” ungkap Jusri Pulubuhu dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) di Jakarta, saat ditemui OTOMOTIFNET beberapa hari yang lalu di kantornya.

Nahh.. Berikut tips security driving yang mudah diaplikasikan agar aman dari tindak kejahatan.

MEMILIH WAKTU DAN RUTE PERJALANAN

1.Sebaiknya hindari perjalanan dini hari atau tengah malam. Bagi pelaku pelaku kriminal, itu merupakan waktu favorit mereka beroperasi.

2.Pilih rute aman, arus lalu lintas yang lancar walaupun harus menambah jarak tempuh.

3.Hindari rute – rute rawan macet atau simpul – simpul kemacetan (ikuti berita – berita terkini dari beragam media mengenai titik – titik rawan tindak kriminal)

4.Ketika terpaksa melewati rute macet, pilih lajur cepat ketimbang lajur lambat yang merupakan lajur – lajur angkutan umum yang sering berhenti mengambil penumpang barang berharga di dalam mobil. Jika terpaksa letakkan di bagasi atau tersembunyi di bawah jok.

5.Jika malam hari, kondisi jalan terlalu sepi harus menjadi pertimbangan untuk dihindari.

6.Jangan segera berhenti, ketika ada yang menghampiri Anda dengan menunjuk – nunjuk bagian kendaraan Anda.

Biasanya ban atau bagian bawah kendaraan. Jika perlu berhenti, lakukan di tempat yang aman (warung, area perkantoran atau di tempat ada orang lain).