Pakai Mobil Lagi di Era New Normal, Waspada Ancaman Hewan Ini!

Andhika Arthawijaya - Kamis, 11 Juni 2020 | 16:35 WIB

Ilustrasi pengecekan volume oli mesin lewat dipstick oli. (Andhika Arthawijaya - )

”Banyak kasus saat buka kap mesin, udah bau kotoran tikus menyengat dan kabel-kabel pada putus digigitin,”

“Pokoknya kalau lihat ada jejak tikus di dekat mobil, segera periksa kondisi kabel-kabel di ruang mesin, takutnya ada kabel digigit tikus,” anjur Didi.

Ia juga menyarankan agar sekalian memeriksa apakah ada kebocoran oli atau tidak.

O iya, mengenai cairan anti tikus, Didi mengatakan kalau di online store ada menjualnya.

Baca Juga: Konsep Transportasi Baru di Era New Normal, Semua Mesti Beradaptasi

Andhika Arthawijaya/Otomotifnet
Intip dulu kolong mobil, bila ada jejak tikus, segera lakukan pengecekan pada kabel-kabel kelistrikan di ruang mesin. Sekalian cek apakah ada kebocoran oli atau tidak.

“Tapi saya sih belum pernah nyoba. Bisa saja efektif untuk mencegah tikus masuk ruang mesin,” bilang Didi sembari kasih lihat gambar salah satu produk cairan anti tikus.

Setelah semuanya dipastikan aman, baru deh gunakan mobil untuk beraktifitas di era ‘New Normal’ ini.

Tapi sebelumnya, “Bila diperlukan, sangat bagus menambahkan aditif oli yang kandungan formula utamanya adalah aditif anti oksidasi,”

“Ini untuk menjaga kualitas oli mesin tetap optimal karena mobil tadinya jarang dipakai,” tutup Sumarno.

Sugalindoperkasa/Tokopedia
Bisa aplikasi chemical atau cairan anti tikus yang banyak dijual di online store.