Rossi Masuk Tim Petronas, Manajer Tim Ingatkan Banyak Hal, Pressure Berkurang

Toncil - Kamis, 4 Maret 2021 | 23:30 WIB

Valentino Rossi berseragam Petronas Yamaha SRT (Toncil - )

Otomotifnet.comValentino Rossi sudah berseragam Petronas Yamaha SRT. Wilco Zeelenberg, manager tim berharap Valentino Rossi bisa lebih rileks ketika berada di tim satelit tersebut.

Zeelenberg bilang, ketika pembalap berada di tim pabrikan, maka akan banyak ‘suara-suara’ sumbang saran kepada pembalap.

Bisa mengenai seting motor atau juga mempengaruhi kondisi fisik serta mental pembalap itu sendiri.

“Akhirnya dan memang suka terjadi adalah besarnya tekanan pada pembalap. Bisa juga pembalap kehilangan arah dan tidak bisa menentukan seting motor dengan baik,”

Baca Juga: Petronas Yamaha SRT Launching, Ini Target dari Bos dan Para Pembalap

“Yang dibutuhkan oleh pembalap adalah, berlaku benar-benar seperti pembalap dan membawa hal-hal yang diperlukan saja. Fokus juga menjadi sangat penting,” ungkap Wilco Zeelenberg.

Selain itu, jika jadi pembalap pabrikan Jepang, akan sangat banyak orang-orang Jepang yang berada di lokasi tersebut. Sehingga kerap mempengaruhi keputusan banyak pihak.

Sementara itu jika di tim satelit, tekanan tidak terlalu besar seperti di tim pabrikan. Kemudian juga tidak ada pihak prinsipal di situ.

Dengan kondisi tersebut, Zeelenberg berharap Rossi bisa lebih tenang dan santai.

 

“Selanjutnya, kita berharap dia (Valentino Rossi) bisa punya performa maksimal,” tambahnya.

Selain itu, pria berkebangsaan Italia itu juga seperti mengingatkan anggota timnya.

Baca Juga: Tim Petronas SRT Perpanjang Kontrak Dengan Yamaha, VR46 Bisa Pakai Mesin Pabrikan Lain?

Bahwa Rossi sangat dikenal oleh dunia luas. Sehingga, akan banyak penggemarnya ketika pintu paddock terbuka.

“Terkadang tidak mudah bekerja dengan suasana tersebut. Itulah yang tim ini harus persiapkan. Mulai membiasakan diri untuk bekerja dengan banyak fans,”

Baca Juga: Tim Petronas SRT Tolak Suzuki Dan Pilih Bertahan Dengan Yamaha, Marketing Jadi Persoalan

“Saya sendiri sudah merasakan hal itu. Dan terkadang memang benar-benar mengganggu,” jelas Wilco Zeelenberg lagi.

Kedua pihak, baik Rossi dan tim Petronas memang harus sama-sama bersiap.