Arti dan Penjelasan Dari Kode C1 C2 C3 C4 dan C5 Pada Bearing

Uje,Irsyaad Wijaya - Senin, 17 Mei 2021 | 10:00 WIB

Ilustrasi ragam bearing roda (Uje,Irsyaad Wijaya - )

Otomotifnet.com - Bearing yang ada di pasaran pasti memiliki kode C diikuti dengan angka 1, 2, 3, 4 dan 5.

Misalkan pada bearing dengan kode 6306, tersedia tipe C1, C2, C3, C4 atau C5.

Menurut Gunawan, Engineering PT. Faito Racing Development, Produsen bearing merek Faito, kode C pada bearing memiliki arti Clearance atau celah antara bola baja dengan rumah bearing.

"Bearing itu kodenya bisa C1, C2, C3, C4 maupun C5, itu menunjukkan kalau angkanya makin besar maka celahnya makin besar juga," buka Om Gun sapaan karibnya.

"Satuan kerenggangannya adalah mikron, yakni 1 mikron sama dengan 1/1000 mm," tambahnya.

Baca Juga: As Turbin Turbo Ada Dua Jenis, Pakai Journal Bearing dan Ball Bearing, Ini Bedanya

Faito
Bearing Faito S720

"Motor-motor standar keluaran terbaru itu rata-rata sudah pakai bearing mesin kode C3. Untuk bearing aftermarket itu tersedia beragam dimana ada yang jual tipe C3, C4 dan C5," lanjutnya lagi.

Perbedaan celah ini sulit dideteksi untuk dilihat dengan mata telanjang.

"Biasanya kalau mau dibedakan bearing itu kita goyangkan, makin besar celah biasanya dia pasti bunyi," tambahnya.

"Makanya biasanya kalau motor yang pakai bearing tipe C5 itu mesinnya terasa lebih berisik akibat celah bearing yang lebih besar," lanjutnya.

Perbedaan celah ini sulit dideteksi untuk dilihat dengan mata telanjang.