Mobil Bermesin Turbo Wajib Perhatikan Oli Mesin, Ini Penjelasannya!

Andhika Arthawijaya - Sabtu, 5 Juni 2021 | 23:20 WIB

Ilustrasi mesin 3 silinder berkapasitas 1.000 cc milik Toyota Raize yang sudah disuntik turbocharger (Andhika Arthawijaya - )

Selain itu ia juga umumnya memiliki fungsi lubrication, wear protection (perlindungan terhadap komponen), serfta cleaning agent (fungsi membersihkan deposit) yang juga lebih baik.   

Sebab mesin dengan doping turbo, umumnya punya temperatur lebih tinggi dibanding mesin tanpa turbo.  

Sehingga rentan menimbulkan oksidasi pada pelumas, yang akan berdampak cepat menurunnya kualitas oli tersebut.

Selain pemilihan oli, pemilik mobil bermesin turbo juga sangat dianjurkan untuk rajin-rajin mengecek kapasitas oli mesin.

Baca Juga: Toyota Raize Pakai Turbo, Oli Mesin Wajib Encer, Angka Viskositas Segini

Dok. OTOMOTIF
Ilustrasi pemeriksaan kapasitas oli mesin lewat dipstick

Pasalnya dengan temperature mesin yang lebih tinggi, oli mesin rentan mengalami penguapan, sehingga volumenya bisa saja berkurang seiring pemakaian.

“Saat kapasitas oli berkurang, tentu pelumasan turbo juga akan kurang optimal,” jelas Moehammad Sobirin, dari Surya Mas Diesel di kawasan Kemanggisan, Jakbar.

Jadi, bila mendapati level oli berkurang pada dipstick, segera tambahkan.

Selain itu, “Yang pasti, jangan sampai telat ganti oli,” wanti Sobirin.