Pengguna Vespa Matik Wajib Ngerti, Getaran di CVT Bisa Dicegah, Servis Berkala di KM Segini

Opti Masigri - Jumat, 27 Februari 2026 | 14:23 WIB

Ilustrasi Transmisi CVT Vespa matic

Otomotifnet.com - Biar tidak ada getaran saat sedang digunakan berkendara, CVT Vespa matik wajib diservis di kilometer segini.

Memang salah satu penyakit yang kerap muncul di Vespa matik adalah masalah getaran di area CVT.

Menurut Bimo Aryo dari Big Scoot Garage yang bengkelnya ada di Jl. Letjend Suprapto No.53, Jakarta Pusat, masalah getaran di Vespa matik umumnya muncul akibat CVT yang mulai kotor.

"Sebenarnya di Vespa yang mesin i-get sudah jarang ada masalah getaran," buka Bimo.

Jadi masalah munculnya getaran di CVT ini lebih umum dirasakan pemilik Vespa matik keluaran awal yang belum bermesin i-get.

"Tapi ya kalau dibiarkan kotor atau tidak servis-servis, pasti di Vespa matik yang sudah bermesin i-get juga bakal muncul getaran di putaran bawahnya," tegasnya.

"Apalagi kalau CVT Vespa lama dibiarkan kotor, pasti getarannnya semakin parah," tambahnya lagi.

Masih menurut Bimo, Vespa matik dianjurkan servis CVT setiap 2.500 km.

"Itu kan anjuran dari bengkel resmi juga, artinya sekitar 2 bulan pemakaian jika dipakai harian itu wajib servis CVT," tambahnya lagi.

Jadi hitungannya sama seperti ganti oli mesinnya, dimana 2 bulan sekali harus ganti.

Dengan begit servis CVT bisa dilakukan berbarengan dengan penggantian oli mesin berkala.

"Ini untuk menghindari penumpukan kotoran di CVT yang bisa bikin komponen cepat aus," wanti Bimo.

"Kan sayang kalau roller dan v-belt itu aus lebih cepat gara-gara cuma kita malas membersihkan CVT," tutup Bimo.

 Baca Juga: Nissan Terrano Lawas Diboyong, Pantau Ketersediaan Spare Part, Ini Kata Bengkel Spesialis

Baca Juga: Penyakit Chevrolet Captiva, Waspada Bisa Bikin Mesin Rontok, Ini Kata Bengkel Spesialis

YANG LAINNYA