Tragis, Nyawa Ibu Dan Anak Melayang Usai Mitsubishi Triton Dinas TNI Melaju Lebihi Marka

Ferdian - Senin, 18 Oktober 2021 | 14:27 WIB

Kondisi kendaaran dinas TNI Kompi 516 Pamekasan, Mitsubishi Strada saat berada di Kantor Satlantas Polres Sampang, Madura, setelah terlibat kecelakaan beruntun di Sampang, Senin (18/10/2021). (Ferdian - )

Otomotifnet.com - Tragis, Nasir warga Desa Plampaan Kecamatan Camplong, Sampang, harus kehilangan istri dan anaknya, Zumna (21) dan Hamsi (3) (17/10/2021).

Insiden itu bermula saat kendaraan dinas TNI Kompi 516 Pamekasan, Mitsubishi Strada nopol 8749-V melaju dari arah timur (Sampang) ke barat (Pamekasan), beriringan dengan truk dinas TNI nopol 9986-V.

Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), kendaraan yang dikemudikan Pratu Usman Ali (22) dari Asrama Kompi 516 Pamekasan tersebut melaju terlalu ke kanan melebihi garis marka lurus.

Sehingga menyerempet Suzuki Ertiga nopol M 1223 AM yang dikemudikan Imam Supriadi (42) warga Kecamatan Tlanakan, Pamekasan dari arah sebaliknya.

Akibatnya, kendaraan dinas TNI Mitsubishi Strada hilang kendali dan menabrak sejumlah kendaraan lainnya yang juga melaju dari arah sebaliknya.

Mulai menyeruduk kendaraan Pokap L300 nopol M 8798 HB yang dikemudikan Hamidi (45) warga Desa Tanjung, Kecamatan Camplong, Sampang.

Baca Juga: Toyota Kijang Perwira TNI Ditembak, Penyerang Ngumpet Diringkus

Kemudian menabrak keluarga Nasir yang pada saat itu mengendarai Vario nopol M 5425 CH.

"Terakhir kendaraan dinas TNI Mitsubishi Strada menabrak tembok pagar milik Muslimah warga setempat," kata Kanit Laka Lantas Polres Sampang, Iptu Eko Puji Waluyo  (18/10/2021).

Iptu Eko Puji Waluyo menambahkan, akibat dari insiden kecelakaan tersebut, dua nyawa melayang, di antaranya Zumna yang merupakan istri dari Nasir, begitupun dengan putranya.

"Zumna mengalami luka berat dan meninggal dunia saat berada di Puskesmas Camplong, sedangkan anaknya meninggal di TKP," terangnya.

Adapun korban lainnya, pengemudi pikap Hamid mengalami luka ringan dan dirawat di Puskesmas Camplong, sementara pengemudi Suzuki Ertiga Supriadi tak mengalami luka.