Otomotifnet.com - Banyak pemilik motor matik mengeluh bensin cepat habis dan langsung menyalahkan gaya berkendara yang agresif.
Padahal, konsumsi bahan bakar yang boros sering kali bukan disebabkan oleh cara kalian menarik gas, melainkan akibat kondisi komponen teknis yang terabaikan.
Salah satu bagian paling vital namun sering dilupakan adalah filter udara.
Bagaimana mungkin komponen penyaring udara bisa menguras kantong kalian untuk membeli bensin ekstra?
Berikut adalah penjelasannya:
1. Hubungan Volume Udara dengan Pembakaran Sempurna
Mesin motor membutuhkan kombinasi yang tepat antara bahan bakar dan oksigen (udara) agar dapat meledak di ruang bakar dan menghasilkan tenaga.
Filter udara yang kotor akibat debu dan polusi akan menghambat aliran oksigen.
Ketika suplai udara tersumbat, volume oksigen yang masuk tidak lagi ideal.
Akibatnya, campuran bahan bakar menjadi "terlalu kaya", di mana banyak bensin masuk ke ruang bakar namun gagal terbakar secara sempurna karena kekurangan oksigen.
2. Efek Domino: Tenaga Ngempos dan Tarikan Berat
Pembakaran yang tidak sempurna akibat filter tersumbat menciptakan efek domino pada performa motor.
Tarikan motor matik kalian akan terasa berat dan kurang responsif.
Dalam kondisi ini, pengendara cenderung memutar selongsong gas lebih dalam untuk mendapatkan kecepatan yang diinginkan.
Secara tidak sadar, kalian justru memompa lebih banyak bensin ke mesin yang sedang kesulitan "bernapas", yang berujung pada pemborosan BBM yang signifikan.
Baca Juga: Waspada, Hal Sepele Ini Diam-Diam Bikin Mobil Boros Bensin, Bahaya
Baca Juga: Awas, Inilah Ciri Koil Mobil Bermasalah yang Bikin Boros Bensin
Baca Juga: Sepele, Faktor Motor Boros Bensin Karena Ini, Wajib Cek Berkala
Baca Juga: Wajib Tahu, Ini Penyebab Toyota Calya dan Sigra Jadi Boros Bensin
3. Filter Udara sebagai Komponen Fast Moving
Perlu dipahami bahwa filter udara adalah kategori komponen fast moving atau suku cadang yang memiliki masa pakai singkat dan harus diganti secara rutin.
Komponen ini tidak didesain untuk bertahan selamanya.
Seiring bertambahnya kilometer, pori-pori filter akan tertutup kotoran permanen yang tidak bisa dibersihkan hanya dengan semprotan udara bertekanan.
4. Solusi Efisiensi
Untuk menjaga agar konsumsi bensin tetap irit dan performa mesin tetap optimal, pemeriksaan filter udara secara berkala adalah prosedur wajib saat servis rutin.
Jangan menunggu motor terasa berat atau bensin habis tidak wajar.
Segera ganti filter udara jika sudah terlihat sangat kotor atau telah mencapai batas kilometer yang disarankan pabrikan.