Jangan Ketipu, Cairan Anti Bocor Ternyata Berbahaya Buat Ban Tubeless, Bisa Mengeras Jadi Serbuk!

Grid Content Team - Senin, 2 Februari 2026 | 16:25 WIB

Cairan Anti Bocor Berbahaya Buat Ban Tubeless

Otomotifnet.com - Sudah seperti paket wajib, saat ganti ban tubeless pasti pemilik motor ditawarin memakai cairan anti bocor.

Tapi, ternyata cairan tersebut malah enggak dianjurkan oleh pabrikan ban.

"Pabrikan ban FDR enggak merekomendasikan cairan anti bocor untuk ban tubeless," terang Jimmy Handoyo, Technical Service & Development Department Head PT Suryaraya Rubberindo Industries, pada saat itu.

Dan kata Jimmy, cairan itu justru bisa merusak bagian dalam ban tubeless.

Baca Juga: Mengapa Tekanan Angin Ban Motor Berbeda Antara Depan dan Belakang? Begini Penjelasannya

Baca Juga: Jangan Langsung Ngebut Setelah Ganti Ban Motor Baru, Ini Alasannya

Baca Juga: Hindari Ozon Crack, Penyakit Fatal Mengancam Ban Motor dan Mobil

Baca Juga: Mau Ganti Ban Motor, Jangan Asal Pasang, Wajib Perhatikan Hal Ini

"Sebabnya, karena cairan tersebut punya sifat korosi," jelas Jimmy.

Lama-lama cairan tersebut bisa mengeras dan berubah jadi serbuk.

Makanya cairannya sudah tidak bisa menutup lagi lubang kebocoran.

Nah, cairan yang mengeras itu akhirnya bisa memenuhi celah antara pelek dan ban.

Akibatnya, ban bisa kempes karena angin mudah keluar dari celah pelek dan ban tersebut.

YANG LAINNYA