Otomotifnet.com - Jangan anggap remeh saat menemukan elektroda busi mobil Anda berubah warna menjadi hitam pekat.
Kondisi ini bukan sekadar kotoran biasa, melainkan indikator kuat adanya anomali pada siklus pembakaran di dalam ruang mesin.
Penyebab Busi Mobil dan Motor Cepat Menghitam
Berikut tiga penyebab busi mobil dan motor cepat menghitam:
1. Ketidakseimbangan Campuran Udara dan Bahan Bakar
Penyebab utama busi gosong adalah proses pembakaran yang tidak sempurna.
Hal ini umumnya dipicu oleh campuran bahan bakar dan udara yang tidak ideal (terlalu kaya bensin).
Akibatnya, timbul kerak karbon (carbon fouling) yang menumpuk dan menyelimuti elektroda.
Jika terus dibiarkan, tumpukan karbon ini akan menghambat percikan api dan menurunkan performa kendaraan secara signifikan.
Baca Juga: Apakah Busi Motor Bisa Kadaluwarsa? Gini Jawaban NGK Busi Indonesia
Baca Juga: Mobil Terendam Banjir Wajib Ganti Busi? Gini Penjesalan NGK Busi Indonesia
Baca Juga: Motor Matik Wajib Bawa Busi Cadangan Saat Hujan, Ini Alasannya
Baca Juga: Apa Benar Mencuci Busi Mobil Bisa Pakai Bensin, Ini Faktanya
2. Malfungsi Sensor dan Ring Piston
Secara teknis, masalah ini sering berakar dari dua hal:
-
Sensor Mesin Tidak Akurat: Kegagalan sensor dalam membaca data menyebabkan suplai bahan bakar menjadi berlebihan.
-
Ring Piston Lemah: Komponen piston yang aus memungkinkan oli masuk ke ruang bakar atau tekanan kompresi menurun, yang semakin memperparah penumpukan kerak.
3. Langkah Preventif dan Solusi
Busi yang menghitam adalah teriakan mesin agar segera diperiksa.
Melakukan pengecekan menyeluruh pada komponen internal mesin sangat disarankan sebelum kerusakan merembet ke bagian lain.
Jika ditemukan kerusakan pada sensor atau ring piston, segera lakukan perbaikan atau penggantian komponen orisinal untuk mengembalikan efisiensi bahan bakar dan tenaga mobil Anda.