Otomotifnet.com - Banyak pengemudi menganggap paku yang menancap di telapak ban sebagai masalah sepele selama ban tidak langsung kempis.
Padahal, membiarkan paku tetap bersarang adalah bom waktu yang siap merusak struktur ban dari dalam dan mengancam keselamatan berkendara.
Berikut beberapa dampak buruk yang akan terjadi apabila paku yang menancap di ban dibiarkan oleh pengemudi:
1. Kerusakan Struktur Benang Nylon (Internal Damage)
Paku yang dibiarkan menancap tidak akan diam di satu posisi.
Seiring ban berputar dan menahan beban kendaraan, paku tersebut akan terdorong semakin dalam.
Akibatnya, ujung tajam paku akan bergesek dan merobek lapisan benang nylon atau kawat baja yang berfungsi sebagai rangka penguat ban.
Jika struktur penguat ini rusak, integritas ban akan melemah secara drastis.
2. Risiko Ban Pecah di Kecepatan Tinggi
Kerusakan pada benang penguat sangat berbahaya karena ban harus menahan tekanan angin yang tinggi dari dalam.
Ketika mobil dipacu pada kecepatan tinggi, suhu ban meningkat dan tekanan udara menekan area yang lemah akibat sobekan paku tersebut.
Kemungkinan terburuknya adalah ban pecah secara mendadak (blowout), yang sering kali menjadi penyebab kecelakaan fatal di jalan raya.
Baca Juga: Knalpot Mobil Terdeteksi Bocor? Cek Sendiri Pakai 2 Cara Praktis Ini
Baca Juga: Kecil Bentuknya Besar Risikonya, Ini Bahaya Kerikil di Celah Ban Mobil
Baca Juga: 7 Penyebab Utama Kenapa Ban Mobil Kempes, Kenali Sebelum Jadi Masalah
Baca Juga: Mitos atau Fakta, Ban Mobil Punya Masa Kedaluwarsa, Ini Penjelasannya
3. Langkah Aman: Cabut dan Tambal Segera
Jangan menunggu ban kempis untuk bertindak.
Jika Anda melihat ada paku yang menancap:
-
Segera Cabut: Jangan biarkan paku merusak lapisan ban lebih dalam.
-
Lakukan Penambalan: Jika setelah dicabut terjadi kebocoran, segera bawa ke spesialis ban untuk ditambal dengan metode yang tepat (seperti metode tiptop agar lebih aman).