Dampak Buruk Paku Menancap di Ban Yang Sering Disepelekan Pengemudi

Konten Grid - Senin, 9 Februari 2026 | 14:25 WIB

Bahaya paku yang menancap diban mobil

Otomotifnet.com - Banyak pengemudi menganggap paku yang menancap di telapak ban sebagai masalah sepele selama ban tidak langsung kempis.

Padahal, membiarkan paku tetap bersarang adalah bom waktu yang siap merusak struktur ban dari dalam dan mengancam keselamatan berkendara.

Berikut beberapa dampak buruk yang akan terjadi apabila paku yang menancap di ban dibiarkan oleh pengemudi: 

1. Kerusakan Struktur Benang Nylon (Internal Damage)

Paku yang dibiarkan menancap tidak akan diam di satu posisi.

Seiring ban berputar dan menahan beban kendaraan, paku tersebut akan terdorong semakin dalam.

Akibatnya, ujung tajam paku akan bergesek dan merobek lapisan benang nylon atau kawat baja yang berfungsi sebagai rangka penguat ban.

Jika struktur penguat ini rusak, integritas ban akan melemah secara drastis.

2. Risiko Ban Pecah di Kecepatan Tinggi

Kerusakan pada benang penguat sangat berbahaya karena ban harus menahan tekanan angin yang tinggi dari dalam.

Ketika mobil dipacu pada kecepatan tinggi, suhu ban meningkat dan tekanan udara menekan area yang lemah akibat sobekan paku tersebut.

Kemungkinan terburuknya adalah ban pecah secara mendadak (blowout), yang sering kali menjadi penyebab kecelakaan fatal di jalan raya.

Baca Juga: Knalpot Mobil Terdeteksi Bocor? Cek Sendiri Pakai 2 Cara Praktis Ini

Baca Juga: Kecil Bentuknya Besar Risikonya, Ini Bahaya Kerikil di Celah Ban Mobil

Baca Juga: 7 Penyebab Utama Kenapa Ban Mobil Kempes, Kenali Sebelum Jadi Masalah

Baca Juga: Mitos atau Fakta, Ban Mobil Punya Masa Kedaluwarsa, Ini Penjelasannya

3. Langkah Aman: Cabut dan Tambal Segera

Jangan menunggu ban kempis untuk bertindak.

Jika Anda melihat ada paku yang menancap:

YANG LAINNYA