Otomotifnet.com - Pakai semir ban mobil memang bikin tampilan ciamik, tapi ada resiko atau bahaya yang mengintai lho.
Semir ban memang bisa mendongkrak tampilan mobil secara instan.
Biasanya semir ban ini digunakan setelah mobil dicuci bersih.
Akan tetapi, terlalu sering semir ban mobil ternyata memiliki efek yang kurang bagus terhadap ban.
Terlebih bahan yang digunakan menggunakan silicone based yang mampu membuat daya kilap lama.
Baca Juga: Beginilah Cara Benar Memilih Semir Ban Mobil Agar Awet Menurut Pakar
Baca Juga: Bisa Bahaya, Ini Dampak Buruk Rem Mobil Jarang Diservis Saat Musim Hujan
Baca Juga: Sering Disepelekan, Ini Penyebab Kaca Mobil Berjamur Saat Musim Hujan
Baca Juga: Bisa Sebabkan Bahaya, Perhatikan 3 Bagian Ban Mobil Saat Musim Hujan
"Pakai semir ban awalnya memang tidak terlalu terlihat efek negatifnya," buka Bambang Hermanu Hadi, yang pada saat itu merupakan Manager Training Product Knowledge PT Sumi Rubber Indonesia selaku produsen ban Dunlop.
"Bila terlalu sering, lama kelamaan akan membuat dinding ban menjadi pecah-pecah atau muncul retakan halus," tambahnya.
Walau tidak berisiko berbahaya, tapi retakan halus membuat kompon ban menjadi berubah.
Hal ini karena semir ban dengan silicone based akan menyerap kandungan kompon ban sehingga muncul retakan halus tersebut.
Jadi saat semir ban tidak digunakan maka akan membuat jelek tampilan ban mobil.
"Penggunaan yang terlalu banyak juga bisa membuat semir ban mengenai telapak ban yang menyebabkan ban menjadi licin," sebutnya.
Risiko ban yang licin akan menjadi selip saat di jalan terutama saat jalan diguyur hujan.
Nah, sekarang paham kan resiko menyemir ban mobil, bisa sampai menyebabkan kecelakaan lho.