Otomotifnet.com - Perjalanan mudik adalah maraton fisik dan mental.
Berhenti di rest area bukan sekadar rutinitas, melainkan kebutuhan biologis untuk memulihkan fokus.
Namun, di tengah keramaian arus mudik, area istirahat bisa menjadi lokasi yang rawan jika kita tidak waspada.
Berikut adalah cara praktis beristirahat di rest area untuk menjaga keselamatan keluarga dan kendaraan Anda:
1. Parkir yang Cerdas dan Aman
Memilih slot parkir bukan hanya soal mendapatkan tempat kosong.
Ada aspek keamanan yang harus dipertimbangkan:
-
Visibilitas adalah Kunci: Usahakan memarkir kendaraan di titik yang mudah terpantau dari tempat Anda duduk atau makan. Kedekatan posisi memudahkan Anda merespons cepat jika terjadi hal yang mencurigakan.
-
Hindari "Zona Buta" Kendaraan Besar: Sangat disarankan untuk tidak parkir di dekat bus atau truk. Kendaraan besar memiliki blind spot (titik buta) yang luas. Jika mobil Anda terlalu mepet, ada risiko tersenggol saat mereka bermanuver keluar-masuk, atau lebih parahnya, mobil Anda tidak terlihat oleh pengemudi mereka.
-
Sterilisasi Kabin: Jangan pernah meninggalkan barang berharga (laptop, tas, dompet) yang terlihat mencolok dari kaca jendela. Ini adalah undangan terbuka bagi tindak kriminal pecah kaca.
2. Bahaya Beristirahat di Dalam Mobil
Banyak pemudik memilih tidur di dalam mobil dengan AC menyala saat rest area penuh.
Secara medis dan teknis, ini adalah praktik yang sangat berbahaya.
-
Ancaman Gas Beracun (Karbon Monoksida): Kita tidak pernah tahu kondisi sistem pembuangan mobil secara 100%. Kebocoran kecil pada pipa knalpot dapat menyebabkan gas CO (Carbon Monoxide) merembes masuk ke kabin melalui celah ventilasi.
-
Pembunuh Senyap (The Silent Killer): Gas CO tidak berwarna dan tidak berbau. Menghirupnya saat tidur dapat menyebabkan lemas hingga kematian seketika karena oksigen dalam darah tergantikan oleh racun tersebut.
-
Solusi Aman: Jika sangat terpaksa harus tidur di mobil, matikan mesin dan buka jendela sekitar 2–5 cm di kedua sisi untuk sirkulasi udara alami. Namun, opsi terbaik tetaplah keluar dari mobil agar tubuh mendapatkan oksigen segar dan peregangan otot yang maksimal.
Baca Juga: Mengemudi Lebih Dari 4 Jam, Lakukan Ini Saat Mudik Lebaran Nanti
Baca Juga: 5 Tips Meninggalkan Motor di Rumah Saat Mudik Lebaran, Ini Kata Pakar
Baca Juga: Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Pergi Mudik Lebaran? Ini Kata Pakar
Baca Juga: 3 Tips Mencegah Kemalingan Motor Saat Mudik Lebaran, Ini Kata Bengkel
3. Etika dan Durasi Istirahat
Mengingat kapasitas rest area yang terbatas saat musim mudik, edukasi mengenai durasi sangat penting.
Gunakan waktu maksimal 30 menit hingga 1 jam untuk makan, ibadah, dan ke toilet, lalu berikan kesempatan bagi pemudik lain yang juga membutuhkan rehat.