Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Bersiap, 2015 Semua Skutik Honda Usung Teknologi eSP!

Dimas Pradopo - Kamis, 6 November 2014 | 15:41 WIB
No caption
No credit
No caption

No caption
No credit
No caption

Jakarta
- Dalam kunjungannya ke Indonesia bertepatan dengan gelaran Indonesia International Motor Show (IMOS) 2014, Yoshishige Nomura, COO Motocycle R and D Center, Honda R and D Co.Ltd and President of Honda Racing Corporation (HRC) menegaskan jika pada 2015 semua skutik Honda di Indonesia akan mengusung teknologi eSP.

Hal yang sama diamini Wedijanto Widarso, GM Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM). "Ya itu benar, tahun depan bertahap semuanya akan menggunakan teknologi eSP," jelasnya.

Wah, apa sih sebenarnya arti eSP? "eSP adalah singkatan dari Enhanced Smart Power. Teknologi ini sudah diaplikasi sebagai mesin global skutik 125cc sejak September 2011," ungkap Wedijanto.

Saat ini, di Indonesia baru Vario Techno 125 yang mengusung teknologi ini. Diyakini, eSP akan diterapkan pada semua skutik Honda di Indonesia termasuk pada segmen entry level seperti BeAT dan Scoopy.

Dalam kinerjanya, eSP memiliki beberapa teknologi unggulan. "Totalnya ada 10," bebernya sambil merinci satu persatu.

No caption
No credit
No caption

1. ACG starter dan ISS, starter di buat menyatu dengan alternator. Karena tidak ada motor starter dan susunan gigi starter maka suara saat menyalakan motor jadi sangat sunyi. Komponen ini klop disandingkan dengan idling stop system (ISS). ISS adalah teknologi yang memungkinkan mesin mati pada kondisi langsam lebih dari 3 detik. Sangat berguna menghemat bahan bakar ketika berhenti di lampu merah.

2. Fuel Injector, pada skutik Honda memiliki semprotan bahan bakarnya paling halus diantara kompetitornya. "Kami juga sudah patenkan komponen ini," yakin Wedijanto.

3. Roller Rocker Arm, sudah tidak asing lagi namun pada skutik Honda disempurnakan dengan laher bambu pada as rocker arm dan memiliki ukuran roller yang lebih kecil. Jadi lebih ringan dan gesekannya berkurang. Komponen yang didesain khusus oleh Honda ini pun sudah dipatenkan.

4. Compact Combustion Chamber pada ruang bakar disempurnakan dengan menghilangkan hambatan pada saluran masuk bahan bakar. Kalau umumnya terdapat sudut yang bisa menghambat aliran kabut bahan bakar, kini dibuat lebih lancar.

5. Offset Cyclinder & Spiny Sleeves, Ini adalah dua hal yang berbeda. Offset cylinder adalah posisi piston dan setang piston saat TMA (titik mati atas) yang tidak sejajar dengan posisi sumbu kruk as. Manfaatnya, ketika langkah usaha atau kompresi, gesekan antara piston dan dinding silinder semakin kecil. Piston dan setang piston akan bergerak tegak lurus tanpa menekan dinding silinder secara berlebih.

Sedang spiny sleeve adalah lapisan yang menyerupai kulit jeruk di balik dinding silinder. Fungsinya untuk melepas panas lebih cepat. Teknologi ini juga dipakai pada blok silinder Honda CBR 250R.

6. Light Weight Piston & Crankshaft, sesuai namanya piston yang dipakai lebih ringan bila dibandingkan dengan komponen terdahulu. Pin dan rumah pin piston dibuat lebih kecil, selain ringan juga mengurangi bidang gesek antara piston dan dinding silinder. Sedang kruk as dibuat lebih kuat dan mengurangi getaran, caranya dengan menggunakan bearing kruk as yang lebih besar.

7. Breather Passage. Di balik blok silinder, selain ada jalur air radiator juga terdapat lubang pendinginan. Lubang ini mengalirkan uap panas di dalam mesin ke luar. Pada model sebelumnya panas hanya dibuang lewat jalur rantai keteng. Kalau sekarang ada dua jadi lebih dingin dan mesin lebih ringan bekerja.

8. Built in Liquid Cooling System
adalah sistem pendinginan air pada eSP engine yang diklaim lebih baik. Kini jalur airnya tidak hanya terdapat pada kepala silinder tapi juga ada di balik dinding silinder. Selain itu radiatornya memiliki core atau sekat lebih banyak.

9. V-Matic
, transmisi otomatis pada eSP engine memiliki rasionya lebih lebar dan dirancang dengan belt baru dengan elastisitas karet yang tinggi. Efeknya lebih awet dan mengurangi gejala selip.

10. Transmission memiliki penyempurnaan pada gigi transmisi di belakang CVT juga banyak mengalami perubahan. Utamanya dengan konstruksi rib atau tulangan baru, Honda pun bisa mengurangi jumlah olinya agar lebih ringan bekerja. Beberapa bearing juga ditambahkan agar gigi transmisi lebih halus dan bebas getaran. (motor.otomotifnet.com)


Editor : Dimas Pradopo

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa