Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Komparasi Knalpot All New Honda CBR 150R, Bisa Buat Balap Nih!

Otomotifnet - Selasa, 7 Juli 2015 | 15:00 WIB
No caption
No credit
No caption

No caption
No credit
No caption

Tidak semua langsung klop dengan mesin standar butuh oprekan lebih lanjut


Jakarta - Setelah diproduksi di Indonesia, motor sport 150 cc full fairing ini cukup sering terlihat di jalan. Bukan hanya laku di pasaran, tapi juga sukses menyedot perhatian di ajang balap khususnya one make race Honda Racing Championship (HRC).

Wajar jika komponen racingnya makin banyak beredar, salah satunya knalpot racing yang kali ini OTOMOTIF mengumpulkan 4 merek untuk dijajal bersamaan. Ada WRC, SKR, CLD, dan Pro Speed. Keempatnya dijajal di CBR150R standar ting-ting milik PT Astra Honda Motor (AHM) di atas dynamometer Dynojet milik Sportisi Motorsport (SM) yang gerainya ada di dekat terminal Rawamangun, Jaktim.

Tenaga motor standar pabrikan, meraih angka 16,05 dk di 10.500 rpm. Sedangkan torsi mendapat angka 11,41 Nm saat masuk di 7.500 rpm. Bagaimana dengan knalpot aftermarket tersebut? Memang tidak semua langsung klop dengan mesin standar, beberapa ada yang menunjukan indikasi butuh oprekan lebih lanjut untuk memaksimalkan performannya, bisa dilihat dari grafik AFR hasil dyno. Nih, hasilnya! • (Otomotifnet.com)

No caption
No credit
No caption

SKR
Satu-satunya kekurangan knalpot handmade asal Pasar Lembang, Ciledug, Tangerang ada di kisaran 6.000 rpm. Pada grafiknya terlihat sedikit menurut tapi langsung naik lagi di putaran atas hingga menyentuh peak power 17,06 dk di 10.600 rpm. Harga peranti tipe oval berlapis krom ini murah meriah loh, hanya Rp 450 ribu, bro!

No caption
No credit
No caption

WRC
Saluran gas buang dari Jl. Tole Iskandar, Depok, Jabar Depok, Jabar ini punya peningkatan power yang cukup besar, yakni 1,07 dk dan torsi 1,03 Nm. Model silencer bulat ini diklaim cukup andal di dalam kota alias stop n go. Harganya Rp 900 ribu

No caption
No credit
No caption

CLD
Knalpot free flow seharga Rp 1,1 juta ini peak power dan torsinya paling tinggi, tapi bukan tanpa kekurangan. Di putaran bawah dari 5.000-8.000 rpm ngedrop, analisanya karena AFR terlalu basah. Gampang, bisa dimaksimalkan dengan pemasangan piggyback nih!

No caption
No credit
No caption

Pro Speed
Desain knalpot tipe Black Series cukup menarik dan cocok buat dipakai balap maupun harian. Dijual Rp 1,5 juta, suaranya ngebas dan dilengkapi dB killer. Powernya memang tidak terlalu tinggi, pada 9.500 rpm tenaganya sudah cenderung flat. Tapi untuk torsi cukup nendang, ada peningkatan 1,13 Nm dibanding standar



Standard      
Power : 16,05 dk/10.500 rpm    
Torsi : 11,41 Nm/7.500 rpm  

CLD 
             
Power : 17,46 dk/10.600 rpm     
Torsi : 12,46 Nm/8.900 rpm    
Kenaikan : 1.41dk & 1.05 Nm

WRC 
            
Power : 17,12 dk/10.600 rpm     
Torsi : 12,44 Nm/7.600 rpm    
Kenaikan : 1.07dk & 1.03 Nm

SKR 
             
Power : 17,06 dk/10.600 rpm     
Torsi : 12,56 Nm/7.600 rpm    
Kenaikan : 1.01dk & 1.15 Nm

Pro Speed 
   
Power : 16,88 dk/10.400 rpm     
Torsi : 12,54 Nm/7.600 rpm    
Kenaikan : 0.83dk & 1.13 Nm

Editor : Otomotifnet

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa