Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Mesin New Megapro Responsif, Mudahkan Rider Taklukkan Puncak Bromo

Editor - Senin, 4 Oktober 2010 | 15:29 WIB
No caption
No credit
No caption

OTOMOTIFNET - Etape terakhir touring Honda New MegaPro, yang menempuh rute Surabaya hingga ke puncak Gunung Bromo memang tak terlalu jauh. Jaraknya hanya 152 kilometer, tapi jalur yang dilalui cukup ekstrim. Jalan beberapa kilometer menuju puncak Gunung Bromo  melalui Ngadisari dihiasi dengan tikungan tajam dan patah, serta turunan dan tanjakan curam. Makin ekstrim lagi, karena jurang menganga lebar ada di sisi jalan!

Untungnya tenaga Honda New Megapro cukup mumpuni. Mesin barunya memang hanya 150cc, lebih kecil dari MegaPro sebelumnya yang 160cc. Tapi mesin 150cc ini dinilai lebih efisien, karena dengan spesifikasi yang lebih tinggi, output powernya bisa lebih besar dari Megapro lama, keduanya selisih 0,4 dk.

Mesin 150cc, 4 tak, SOHC, 5 percepatannya telah didukung teknologi baru XRP Engine (X-tra Responsive Performance Engine). Mesin baru ini telah menggunakan Low Friction Parts seperti Piston Bertekstur (Rough Surface Piston), Roller Rocker Arm & Crankshaft Bearing yang berfungsi mengurangi gesekan sehingga membuat mesin menjadi lebih efisien.

“Efisiensi ruang bakar ini berujung pada tenaga yang lebih besar, hemat bahan bakar & ramah lingkungan,” jelas Endro Sutarno, Technical Training Department, Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM). Hal ini dibuktikan dengan performa Honda New MegaPro saat melintasi etape terakhir. Tanjakan demi tanjakan bisa ditaklukan dengan mudah!

“Mesin barunya lebih responsif, tarikannya lebih enak ini. Untuk naik sampai Bromo tidak ada masalah,” buka Doni rider dari MegaPro Surabaya (MAPRAS). Hal ini diamini Ginanjar, rider asal Honda MegaPro Club (HMPC) Indonesia chapter Semarang. “Naik ke Bromo mudah, mesinnya sangat responsif. Malah lebih responsif dari versi sebelumnya,” yakin Ginanjar.

“Tapi sedikit beda, New MegaPro enggak bisa langsung lari kalau buka gas mendadak, harus diurut. Mungkin karena karburatornya tipe vakum jadi lebih smooth. Buat Saya tidak ada masalah karena mesin barunya lebih responsif, hanya penyesuaian kecil pada cara berkendaranya saja,” lanjut pria yang gemar naik gunung ini.

Penulis/Foto : Popo

Editor : Editor

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa