Panduan Beli Honda Supra X 125 Bekas Tahun 2006, Perhatikan Hal Ini!

Senin, 28 Maret 2016 | 18:45 WIB

Peminat bebek legendaris Honda ini masih tinggi dan datang dari segala lapisan masyarakat

Jakarta - Meski pasarnya terus terkikis oleh skutik, motor bebek yang satu ini masih tetap eksis di jalanan. Honda Supra X 125 banyak diminati karena ketangguhan dan keiritan bahan bakarnya, bebek legendaris Honda yang satu ini juga masih banyak dicari di pasar motor bekas. Motor ini dibekali mesin warisan dari Honda Karisma 125 yang telah discontinue.

“Ketangguhan mesinnya tidak perlu diragukan lagi. Irit, bandel dan bertenaga, namun pastikan komponen seperti kampas kopling dan ring piston dalam kondisi baik,” tutur Harry, mekanik AHASS 908 PT Murni Putramas yang berlokasi di Jl. Margonda Raya No. 273 Depok, Jawa Barat. Mesin berkapasitas 125 cc karburator ini memiliki komponen yang saling bisa subtitusi dengan Honda Karisma ya. Jika sudah berumur dan memiliki jam terbang tinggi, perhatikan bagian bodinya.

Honda Supra X 125 tahun 2006 kisaran harga Rp 5-6 jutaan

Karena sering ditemukan cover bodi khususnya di bagian sambungan bodi mudah pecah atau patah, sehingga bodi bergetar dan terdengar suara berisik saat sedang dikendarai. Nah, yang tak kalah penting perhatikan juga kondisi aki dan kelistrikan, jika mengalami masalah paling mudah terlihat dari kerja spidometer yang tidak normal.

Harga jual Honda Supra X 125 rakitan tahun 2006 di pasaran motor bekas terbilang cukup stabil meski sudah berusia cukup tua. Jika dalam kondisi bagus dan tanpa masalah, harganya berkisar Rp 5 juta hingga Rp 6 jutaan. • (otomotifnet.com)

Data Spesifikasi
Kapasitas mesin: 125 cc
Konfigurasi mesin: 1 silinder SOHC
Transmisi: M/T 4 speed

Plus:
1.Mesin bandel dan tangguh
2.Hemat BBM
3.Spare part terjangkau

Minus:
1.Kualitas bodi cepat menurun
2.Suspensi terlalu empuk

 

Menakar Biaya Servis
Agar kondisi motor kembali prima, baiknya langsung lakukan servis. Karena mesin yang diusung termasuk legendaris, maka bengkel umum yang terpercaya juga bisa menjadi alternatif selain bengkel resmi. Baiknya melakukan servis berkala setiap 2.000- 3.000 km.

Editor : Otomotifnet

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA