Test Drive BMW X6 xDRIVE 35i

Selasa, 12 April 2016 | 08:27 WIB

Sloping roof line bisa jadi penarik perhatian utama, tetapi apakah mesin bensin dan sisanya membuatnya pantas berbeda hampir Rp 800 juta dari X5?

Jakarta - Berkaca dari generasi pertamanya yang melahirkan genre SAC (Sports Activity Coupe), X6 terus menjadi trendsetter membawa kata ‘fashion’ dalam sebuah SUV. Keberhasilan BMW menjual lebih dari 250 ribu unit secara global membuktikan bahwa resepnya untuk menggabungkan lifestyle dengan ketangguhan cukup sukses menarik minat masyarakat.

Dengan model all-new, mesin turbo dan interior yang lebih modern, X6 berkode bodi F16 ini menjanjikan performa yang dikombinasi kemewahan. Namun perbedaan harga cukup jauh dengan, X5 xDrive35i xLine, yang hampir Rp 800 juta. Menimbulkan pertanyaan apa yang didapat ketika mengeluarkan Rp 1,999 miliar untuk satu-satunya varian BMW X6 xDRIVE 35i ini.

Apalagi setelah pesaing terderkatnya, GLE Coupe 400 AMG hadir, masih dapatkah SUV terbesar BMW ini mempertahankan apa yang membuatnya sukses selama hampir 1 dekade?• (otomotifnet.com)

Fitur

X6 juga menyediakan bukaan bagasi elektrik dengan metode menendang bagian bawah, hanya saja cukup sulit mengaktifkannya pada unit tes yang dicoba. Sound system premium Harman Kardon dengan 16 speaker juga jadi pemanja telinga, namun pengaturan simpel treble dan bass rasanya kurang detail, sedang jika harus masuk EQ 10 tingkat akan terlalu sulit untuk awam. Yang kami tidak suka, X6 kurang bisa keep up dengan fitur-fitur pintar yang sekarang sedang populer.

Sebut saja cruise control tidak dibarengi mode adaptive, tidak ada fitur pengereman otomatis atau lane keep assist. Bahkan yang lebih simple seperti active parking assist pun absen.

Desain& Dimensi

Beberapa komponen seperti pelek 20 inci dan warna brushed metal di spion, gril twin kidney dan bagian bawah bumper depan pun mengingatkan Ia lebih pantas dipajang di lobi mal, bukan mengarungi hutan. Lampu depan adaptive LED dan belakang LED berbentuk L jadi karakter terkuat, namun sekaligus mulai membosankan karena sudah diaplikasi ke semua model dan kadang membuat SUV bongsor ini terlihat sama dengan X4.

Editor : Parwata

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA