‘Police Anxiety’,Ketakutan Akan Polisi, Gejala Apa?

Minggu, 12 Juni 2016 | 11:25 WIB

Jakarta - Ngeliat sekumpulan Pak Polisi di pinggir jalan, banyak pengendara panik dan cemas. Jangan-jangan, Anda mengidap penyakit Police Anxiety?

Sebelum mendiagnosa, mending kenali dulu penyebabnya. Dalam dunia psikologi dikenal yang namanya anxiety disorder, yakni penyakit mental yang menimbulkan perasaan gugup dan khawatir.

Belakangan, kata anxiety atau kecemasan mulai populer digunakan untuk menjelaskan fenomena lain seperti Low Battery Anxiety yakni kecemasan akibat baterai gadget tiris dan yang terbaru Police Anxiety, apa tuh?

Sebatas Aturan

Eitss, Police Anxiety sebenarnya bukan hasil penelitian dalam bidang psikologi, melainkan kosakata yang OTOMOTIF gunakan untuk menyebut gejala masyarakat yang takut dan cemas saat melihat polisi.

Operasi Patuh Jaya 2016 yang digelar Polda Metro Jaya sejak 16-29 Mei lalu bisa jadi gambaran bagaimana kepanikan masyarakat saat melihat polisi.

Bahkan saking paniknya, diberitakan para pengendara roda dua yang masuk busway sampai rela melakukan hal memalukan ‘berjamaah’. Seperti ramai-ramai merusak separator untuk menghindari tilangan polisi.

“Biasanya sih kalau orang takut itu karena dia punya salah ya,” tutur Aully Grashinta, psikolog sekaligus Wakil Dekan Universitas Pancasila.

Menurut Shinta yang jadi masalah ialah rasa takut itu ditempatkan pada hal yang salah.

“Level psikologis orang di Indonesia masih pada tahap aturan. Jadi kalau ada polisi baru takut. Padahal kan tujuan dari rambu, tujuan dari razia untuk keamanan,” lanjutnya.

Editor : Parwata
loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA