Cal Crutchlow Tidak Mau Balik ke Tim Pabrikan MotoGP

Minggu, 8 Januari 2017 | 17:47 WIB

Inggris – Cal Crutchlow mengatakan ia tidak akan meninggalkan tim LCR Honda untuk menjadi pembalap tim pabrik lagi di MotoGP. Ia merasa senang dan bisa melaju cepat di tim LCR Honda.

Pembalap Inggris, Cal Crutchlow bergabung dengan tim satelit Honda yang dimiliki Lucio Cecchinello pada 2015 setelah satu musim bersama Ducati.

Mantan pembalap superbike (WSBK) berusia 31 tahun itu, memulai kariernya di MotoGP pada 2011 dengan tim Yamaha Tech 3.

Hingga kini Cal Crutchlow sudah 12 kali naik podium. Enam bersama Yamaha Tech 3, sekali di Ducati dan lima kali dengan LCR Honda termasuk dua kemenangan pertamanya di 2016.

MotoGP tahun ini akan ada enam tim pabrikan dengan masuknya KTM. Tetapi  semua tempat (12 kursi) yang ada di tim itu sudah terisi penuh untuk dua musim ke depan.

Mengenai peluangnya di untuk kemungkinan pindah ke tim pabrikan di 201, Cal Crutchlow punya jawaban.

"Apakah saya pikir saya ingin menjadi pembalap pabrikan lagi? Jika ada kesempatan, ya, tetapi harus di pabrikan yang tepat dan kesepakatan yang benar," kata Crutchlow kepada media Inggris, Autosport.

Namun ia mengaku merasa senang dengan apa yang sudah dimilikinya saat ini bersama tim LCR Honda. Ia tidak tahu apa yang akan terjadi di tahun-tahun mendatang.

“Saya punya cukup uang di bank untuk berhenti sekarang dan keluarga saya sangat nyaman, tetapi saya mencintai apa yang saya lakukan (menjadi pembalap)," tutur pembalap yang menempati peringkat tujuh klasemen 2016.

"Saat ini saya lebih cepat dan saya tidak merasa berbeda dengan dua tahun lalu," imbuh Crutchlow yang mengaku meskipun badannya harus sedikit sakit karena sering mengalami kecelakaan untuk bisa membuat hasil terbaik.

“Saya sudah sering jatuh dari motor, tetapi saya masih berhasil memiliki karier yang hebat,” urai pemakai nomor motor #35 yang meraih kemenangan pertamanya di MotoGP pada GP Ceko bulan Agustus dan yang kedua di GP Australia, Oktober tahun lalu. (Otomotifnet.com)

Editor :
loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA