Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Civic Type R Tetap Maksimal Meski Bukan Untuk Balap

Jumat, 17 Oktober 2014 | 08:08 WIB
No caption
No credit
No caption

No caption
No credit
No caption

Senang ngebut tentu harus didukung dengan senjata yang mumpuni

Menyalurkan keinginannya tersebut, Ricky Dianto membangun Honda Civic Type R keluaran 2007. Mobil ini dipersiapkan dengan benar untuk mencicipi trek Sirkuit Sentul dalam ajang Sunday Fun Race (SFR).

Berbekal mesin yang sudah mumpuni, konsentrasi ubahan tak lagi di mesin. "Ada sedikit sentuhan saja tapi tidak ekstrem. Tenaga juga sudah meningkat," sebutnya. Dalam keadaan standar mesinnya menghasilkan tenaga 225 dk, kini sudah meningkat menjadi 280-290 dk.

No caption
No credit
No caption


Berbeda dengan mesin, ubahan lebih fokus di kaki-kaki. Ajang SFR yang aturannya lebih longgar dibanding balap resmi, menjadikan Ricky punya tingkat eksplorasi yang tinggi.
No caption
No credit
No caption


Bersama Wie Wie Rianto dari bengkel Protechnik, reformasi kaki-kaki dilakukan. Awalnya menggunakan sokbreker keluaran Spoon 1-way. "Tapi ternyata kurang puas. Akhirnya kita sepakat untuk ganti dengan yang lebih advance," sebut Ricky.

Untuk menggantikan Spoon, dipilih Aragosta dengan model 3-way. Jauh lebih mumpuni dibanding Spoon. Dengan model 3-way, penyetelan yang bisa dilakukan jauh lebih banyak, termasuk high speed bound, low speed bound dan rebound.

No caption
No credit
No caption


"Kalau di jalan lurus sih memang kurang terasa maksimal. Akan lebih terasa efektif saat nikung. Mobil lebih nurut serta grip roda ke aspal terus maksimal," tambahnya.
No caption
No credit
No caption


Selain sokbreker, kaki-kaki lainnya juga dimaksimalkan. Semua komponen kaki-kaki dibikin pillowball. Sayangnya, aplikasi ini bakal menghasilkan suara yang cukup berisik untuk penggunaan harian. "Tapi di mobil ini justru tidak. Jadi, selain mendapat performa maksimal, penggunaan harian juga tidak berisik. Hanya saja memang lebih rigid," sebutnya.


Dengan spesifikasi seperti ini, sangat layak untuk ikut kejuaraan balap di Sirkuit Sentul. Hanya saja Ricky mengaku belum tertarik.


Sistem kaki-kaki pillowball menjadikan mobil lebih rigid dibanding standar

Belum berniat balap resmi, sebab itu roll-bar tidak dipilih yang FIA approved


Suspensi 3-way menjadi salah satu kekuatannya
Bucket seat sangat berguna ketika ikut SFR

Mesin sudah cukup bertenaga, modifikasi dilakukan tidak terlalu banyak


Editor :

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa