Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Deteksi Kampas Rem Cakram Habis, Ketahui Tanda-Tandanya

billy - Kamis, 8 Desember 2011 | 17:17 WIB
No caption
No credit
No caption

No caption
No credit
No caption

Bila diinjak makin dalam tanda kampas rem menipis 

Mendeteksi kampas rem cakram abis, ada beberapa hal yang bisa dilakukan sendiri oleh pemilik motor.  Mulai cara yang paling mudah tanpa harus bongkar teromol atau kaliper terlebih dahulu. Sampai mengamati bagian brake pad yang sudah tidak layak pakai.

Misalnya mulai dari mengenali bunyi-bunyi aneh yang terdengar saat tuas rem ditekan. Bila berdecit terus-menerus selama tuas rem ditekan atau diinjak, dipastikan kampas rem sudah mulai menipis dan harus diganti.

Memang sih gejala ini bisa terjadi pada rem disc atau pun teromol yang kampasnya sudah menipis. Bunyi ini selain karena kondisi kampas yang sudah mengeras lantaran umur pamakaian, bisa juga disebabkan kampas habis.

Bila kampas habis, tinggal besi dudukan kampas yang bergesekan dengan permukaan cakram. Kalau ini sudah terjadi, segeralah ganti kampas rem yang orisinal agar umur pakai cakram lebih panjang.

Selain itu, bisa juga dirasakan dari handel rem depan yang mulai dalam saat ditekan. Gejala seperti ini karena kampas menipis. Membuat piston kaliper harus lebih nongol. Sehingga menyisalakan ruangan yang besar di rongga kaliper. Otomatis minyak rem mengalir menuju kepala babi dan ketika tekan tuas rem seperti dalam.


 Level minyak rem pada master rem bisa jadi indikator
Indikasi lain dengan mengamati lubang pendeteksi ketinggian minyak rem. Minyak rem seperti berkurang karena ketinggiannya menurun. Bisa jadi bukan karena bocor. Itu karena kampas rem habis dan menyebabkan posisi piston kaliper harus lebih nongol keluar. Sehingga minyak rem akan bertambah turun.

Kondisi itulah yang menyebabkan ketinggian minyak rem pada tabung reservoir tersebut akan menurun. Itu karena mengalir mengisi bagian dalam kaliper yang kondisi pistonnya lebih membuka.

Selain dari level minyak rem yang ada di master rem, kondisi piringan yang sudah tipis juga bisa. Jadinya tetap saja mengharuskan piston kaliper harus lebih nongol dan rongganya harus diisi minyak rem.

Selain dari cara-cara tersebut, bisa juga amati langsung. Kampas rem kebanyakan dilengkapi irisan. Selain sebagai jalur air juga buat melihat kondisi kampasnya,kalau irisannya sudah habis, menandakan kampas harus ganti.

Selain rajin deteksi kondisi rem seperti anjuran di atas, pengendara juga harus merawat kondisi kampas rem agar bisa maksimal bekerja. "Minimal secara rutin kampas rem di buka dari tromol dan kalipernya, lantas dicuci sabun. Selain untuk menghilangkan debu yang menempel juga bikin kerja kampas rem tetap pakem," sarannya tiap dua bulan sekali kampas rem dicuci.  (motorplus-online.com)

Editor : billy

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa