Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

CB150R Street Fire dan New V-Ixion, Modal Besar Balap Minisport 150cc

billy - Jumat, 23 November 2012 | 17:45 WIB
No caption
No credit
No caption

No caption
No credit
No caption

Momentum Jakarta Motor Cycle Show 2012 lalu dengan dirilisnya ke publik Honda CB150R Street Fire dan Yamaha New Vixion bisa menjadi munculnya balapan baru. Betul genre mesin tegak 4-tak 150 cc layak jadi mainan baru untuk pembalap Indonesia agar tak stagnan cuma kenal motor bebek saja masuk kelas pemula standar sampai naik ke seeded.

Secara spesifikasi memang menjanjikan karena mesin sport 150 cc punya bekal menjanjikan, lihat saja CB150R yang serupa dengan mesin CBR150R dengan kem ganda, 4 katup, sistem injeksi dan transmisi 6 kecepatan. Untuk New Vixion memang agak kalah dengan kem tunggal, 4 katup dan girboks 5 speed, tapi sistem injeksinya sudah diupgrade ke close loop hingga setting sistem bahan bakar kian presisi.

Untuk urusan bodi pun sudah sama-sama memakai sistem sok tunggal dengan sok depan mumpuni, artinya tinggal dicari satu kesepakatan teknis bersama agar platform balap baru dengan motor batangan 150 cc bisa terealisasi segera.

Tentunya aturan teknis yang tak terlalu berat sebelah untuk merek tertentu agar antar APM mau saling berkompetisi seperti di Motoprix, karena bocorannya Kawasaki pun akan punya mainan baru di kelas sport 4-tak 150cc, sedang Suzuki sebenarnya tinggal bikin remake dari Suzuki FXR150 yang memakai mesin sama dengan Satria F150.

Aturan ubahan mesin yang mengacu spek standar agar tak banyak ubahan kelewat ekstrim seperti di kelas Sport 250 cc yang dipentas di Sirkuit Sentul. Pembatasan modifikasi mesin di kelas Sport 4-tak 150 cc akan memudahkan tim privateer untuk mau ikut balapan baru ini.


Tapi dengan diawali oleh APM Honda dan Yamaha pun balapan ini harusnya semarak karena kepentingan kedua pabrikan ini untuk mempromosikan produknya ke konsumen potensial. Karakter konsumen di kelas sport yang mencari performa mesin mantap tentu pas diwadahi lewat balapan.

“Kira-kira kalau kita buka balap khusus CB150R ini bakal banyak yang ikut nggak, terus sirkuitnya yang bisa dipakai dimana aja?” tanya Agustinus Indraputera, GM Marketing Planning and Analysis Division PT Astra Honda Motor (AHM).

Rasanya pertanyaan dari Pak Indra ini layak jadi umpan buat petinggi di PP IMI untuk mulai memikirkan penjenjangan dari kelas bebek ke kelas lebih tinggi. Jika terwujud tentu akan mantap karena dari missing link dunia motorsport Indonesia sudah ditemukan.

Karena dari kelas bebek standar untuk pembalap pemula, lalu naik ke kelas pemula dengan mesin tune-up, terus naik ke seeded dengan bebek tune-up hingga pindah ke kelas Sport 4-tak 150 cc. Kesemuanya ini bisa saja digelar di sirkuit non permanen di berbagai pelosok region Indonesia.

Selanjutnya bisa fokus ke kelas Sport 250 cc dan jajal kejurnas Supersport 600 cc yang digelar di sirkuit Sentul sebagai level tertinggi sebelum melangkah ke balap Asia. Ada yang berminat mengawali?  (otosport.co.id)

Editor : billy

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa