Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Modifikasi Toyota Avanza G M/T 2011, Dipersiapkan Khusus 3 Bulan

Parwata - Selasa, 22 November 2016 | 08:44 WIB

Si empunya kendaraan pasrah dengan apa yang ingin dilakukan Andra

Bukit Tinggi - Enggak sia-sia perjalanan yang dilakukan kru Platinum Autoworkshop. Dari Bukit Tinggi, Sumbar ditempuh selama 2 hari untuk bisa sampai Sumarecon Mall Serpong di Tangsel.

Andra bersama kru Platinum Autoworkshop mampu menyisihkan hasil karya modifikator lainnya di Black Auto Battle seri Tangsel (15/10).

“Memang dipersiapkan untuk ikutan kontes ini. Waktu persiapan lebih kurang 3 bulan,” ucap pria mantan pegawai bank ini.

Ada cerita lain di balik persiapan sampai dengan waktu keberangkatan. Samuel Wijaya, sang pemilik Toyota Avanza tipe G keluaran 2011 ini sampai enggak tahu persis apa yang dilakukan Andra.

Hal itu dikarenakan, dari awal masuk workshop si pemilik kendaraan yang seorang kontraktor tersebut pasrah saja.

Dengan kata lain, konsep dan bagaimana cara pengerjaan diserahkan sepenuhnya pada Andra.

“Bahkan Samuel baru lihat kondisi kendaraannya, sesaat sebelum berangkat ke Tangsel,” jelas pria yang doyan fotografi. Pastinya hasil akhir yang dipersembahkan cukup bikin bangga.

Tapi paling penting, bisa bikin Samuel tersenyum puas atas apa yang sudah dilakukan kru workshop yang eksis dari 2013 silam itu.

Seperti ini karya yang dibuat pada Avanza milik Samuel. oct/otomotifnet.com
 
Bodi

Di bagian ini, Andra masih menampilkan tampang asli dari Avanza. Namun sudah barang tentu dengan ubahan-ubahan yang mendukung konsep elegan. Mengacu pada bagian fender yang dilebarkan 5 cm pada bagian depan dan 7 cm di belakang, bodi Avanza dibuat sedikit mengembung. “Dengan ubahan demikian, masih enak dipandang,” jelasnya.
 
Kaki-kaki

Sistem suspensi diubah menggunakan air suspension yang dipadu pelek diameter 19 inci berlabel Leon Hardiritt. Kombinasi ini selain melebarkan fender, juga mesti coak bagian lantai. Sudah barang tentu itu dilakukan agar pelek bisa masuk fender secara maksimal. Terutama saat parkir dengan kondisi tekanan angin di air sus 0 psi.
 
Kelir

Dengan salah satu alasannya soal perawatan yang enggak ribet, maka sekujur bodi diberi kelir bunglon.

Ada sekitar 7 warna yang diguyurkan pada bagian tersebut. Kelir-kelir tersebut seperti yang ada pada pelangi, yakni merah, jingga, kuning, biru, cokelat dan ungu.  
 
Interior

Masuk ke kabin Avanza milik Samuel ini, benar-benar terasa seperti di ruangan yang mewah. Itu dirasakan baik saat duduk di depan sampai belakang yang hanya disisakan jok row ke-3 saja.

Dengan desain yang sesuai dengan konsep elegan, bahan semikulit MBtech membuat betah berlama-lama dalam kabin. Beberapa panel dibuat dari bahan kayu dan lantai dibuat dari akrilik.
 
Motorized

Total ada 10 sistem motorized pada beberapa bagian untuk buka tutup. Dari depan, dimana engine bonnet yang dibuat 2 gerakan.

“Jadi kap mesinnya terbuka ke atas, lalu terdorong ke depan,” jelasnya. Semua pintu dibuat outswing, dengan arah yang sesuai posisi pintu. Depan arah swing-nya ke depan dan belakang untuk pintu belakang.

Pintu bagasi dibuat menjadi 2 bagian dan untuk motorized pintu belahan atas, kudu coak bodi agar sistem bisa berjalan secara maksimal.

“Asal tertutup rapat, bagian yang di-custom tersebut enggak bikin air dari luar masuk ke kabin,” ungkap Andra. Tak ketinggalan, televisi layar lebar 2 buah (tengah dan pintu bagasi), buka tututupnya juga menggunakan motorized.
 
Mesin

Bukan yang utama, namun pemasangan sistem turbo jadi salah satu yang dilakukan untuk menambah poin penjurian di kontes. Untuk urusan yang satu ini, diakui sempat bikin pusing kepala. Namun setelah posisi power steering dipindah sedikit lebih ke bawah, instalasi turbo jadi mudah untuk dilakukan.
 
Body Kit

Konsep elegan, memiliki kencenderungan ubahan bodi yang membulat. Pakem lawas ini, dibuat lebih modern oleh Andra dengan ubahan pada bagian body kit. Ujung kiri dan kanan bumper berbahan fiberglass tersebut desainnya ada diffuser. Penempatan sirip-sirip tersebut, membuat elegan ala pria ramah ini terlihat lebih agresif. 

Platinum Autoworkshop

Rumah modifikasi ini beredar dan eksis sejak 2013 silam. Andra sebagai owner, memutuskan untuk buka bengkel dengan dalih menyalurkan hobi.

“Sejak 2009, sudah ikutan kontes modifikasi. Hal tersebut yang kemudian memicu untuk membuat Platinum Autoworkshop dan menunggalkan pekerjaan sebagai pegawai bank,” paparnya.

Selama 3 tahun berjalan, semua konsumen ingin dibuatkan ubahan beraliran elegan. Padahal Andra bersama kru, juga menerima tantangan modifikasi dengan konsep lain.
 
Data Modifikasi

Interior: Bahan jok MBtech, plafon custom, setir Toyota Yaris, TV LG, Lantai Akrilik
Eksterior: Wide body custom, body kit custom, sunroof Webasto, motorized
Kaki-kaki: Pelek Leon Hardiritt 19 inci, Big Brake Kit Altech 6 pot depan dan 4 pot belakang, air suspension Universal Air 4 channel
Audio: Speaker Venom, Subwoofer 10 x 2 Venom, Power 4 Channel Venom, Power 2 Channel Venom, Monoblok Venom, Headunit Pioneer, Prosesor Pioneer

Plus: Kelir bunglon bikin eksterior lebih wah
Minus: Sistem motorized buka tutup masih getar

Editor : Parwata

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa