Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Ferrari J50, Versi Ekstrem 488 Spider Khusus Jepang

Fransiscus Rosano - Minggu, 18 Desember 2016 | 23:27 WIB
No caption
No credit
No caption

Jepang - Berpikir Ferrari 488 Spider sudah cukup agresif? Hilangkan pikiran tersebut dengan melihat versi ekstrem khusus Jepang ini, Ferrari J50.

Ferrari J50 ini diperkenalkan dalam event perayaan yang digelar di National Art Center di Tokyo, Jepang. Bukan kebetulan namanya mengandung angka ’50’ di belakang, karena peluncuran supercar ini sekaligus untuk merayakan 50 tahun Ferrari di Jepang.

Well untuk huruf J di belakang, kependekan dari ‘Japan’?

Ferrari J50 ini tidak diproduksi dalam konten masal, melainkan sangat terbatas yaitu hanya 10 unit yang akan dibangun. Dan dalam semangat tradisi Fuori Serie ala Ferrari, setiap unit dari 10 J50 tersebut akan dibuat khusus apa yang diminta oleh konsumen.

No caption
No credit
No caption
Ferrari J50 memiliki pelek 20 inci khusus yang dibentuk dengan metode forged

Sama seperti 488 Spider yang menjadi basisnya, Ferrari J50 merupakan roadster two-seater dengan konfigurasi mid-rear-engined yang dikombinasikan dengan gaya bodi Targa yang menggugah, diambil dari road cars Ferrari yang dibangun dari 1970-an hingga 1980-an.

Meski diperuntukkan untuk Jepang alias Japanese Domestic Market (Ferrari JDM???), J50 dibuat oleh departemen Special Project Ferrari dan didesain oleh tim Ferrari Styling Centre di Maranello, Italia.

Bodi yang digunakan sepenuhnya baru, didesain secra radikal membentuk bahasa desain futuristik dengan personalitas khusus yang cocok dengan selera kaum ultra-rich yang meginginkan styling inovatif yang terbaik dari yang terbaik.

No caption
No credit
No caption
Sebuah aero foil melintangi dua rool hoop penutup mesin, ikonik di Ferrari 1960-an

Berusaha dibentuk menjadi roadster yang memiliki suspensi rendah untuk mencerminkan kegesitasn Ferrari, dua garis panduan utama saling dikaitkan dari ujung tepi atas jendela terus hingga ke kaca depan. Juga dibantu adanya garis sage hitam yang timbul dari bagian hidung.

Efek ‘Helmet Visor’ sengaja dikaitkan dengan kompetisi terbuka Ferrari barchettas di tahun 1950-an, sedangkan garis pemisah hitam muncul kembali dari model ikonik seperti GTO, F40 dan F50.

Bagian aerodinamika juga dikembangkan, seperti radiator kini diposisikan lebih berdekatan dan bumper depan mengalami redesain sepenuhnya. Railing di atas kaca depan juga diturunkan agar lebih banyak aliran udara di atas atap dan sayap belakang.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa