Modifikasi BMW 520i 1983, Cibil Is Back!

Parwata - Kamis, 9 Maret 2017 | 11:43 WIB

“Setelah lebih dari dua setengah tahun dibiarkan teronggok di garasi, sekarang waktunya Cibil untuk kembali mengaspal!”

Jakarta - Nama Ade Jendy di dunia modifikasi memang sudah cukup terkenal, khususnya modifikasi mobil retro Eropa.

Berbagai mobil sudah ‘habis’ dimodifikasi olehnya, mulai dari Toyota Kijang ‘ambulance’ yang pernah masuk OTOMOTIF di tahun 1998, lalu mulai merambah ke mobil Erop seperti Volvo 740 Ti, 960, dan akhirnya memilih fokus di BMW.

“Enggak betah lihat mobil standar, hehehe,” kekeh Jendy, sapaan akrabnya. Seperti BMW 520i E28 miliknya sejak beberapa tahun silam ini, “Gue menjulukinya Cibil alias Ci Bilu (Si Biru)…hahaha,” gelaknya.

Awalnya mobil ini berwarna putih dan sudah dipasang pelek Alpina dan striping Alpina juga, namun setelah sempat ‘tidur’ sekitar 2,5 tahun Jendy memutuskan untuk mengubah tampilan mobil ini.

Sebagai langkah awal cat putih dikerok habis dan dicat ulang dengan warna Interlagos Blue yang merupakan warna bawaan BMW M5 generasi E60. Ia juga memasang sunroof Webasto sebelum dicat.

Lalu semua bumper asli diganti dengan bumper 520iS yang lebih pendek karena ia juga memasang air dam Alpina orisinal, “Kalau pakai bumper 520iS lebih kelihatan karena bumpernya pendek, soalnya ini front air dam asli Alpina…Cuma beberapa orang aja yang punya di sini,” tukasnya.

Lalu ia juga menambahkan stiker striping khas Alpina di sisi kiri dan kanan bodi, “Aslinya sebenarnya warna biru dan hijau, tapi gue ngikutin Alpina yang yang ada di blog BMW seri 7 E12. Warnanya putih hijau, lebih keren menurut gue di warna biru ini,” jelas juragan bengkel Inatech  Bavarianbastards di kawasan Pondok Cabe ini. Jendy bahkan rela membeli emblem Alpina B7 Turbo orisinal dari luar negeri untuk ditempel di bagasi loh! Ckckck

Nah, yang jadi ‘kuncian’ Jendy selain front airdam Alpina tadi adalah peleknya. “Dapat pelek Alpina Classic ukuran 18x9 inci, rare banget! Bisa jadi cuma gue satu-satunya yang punya ukuran ini di sini,” serunya dengan bangga.

Menurut Jendy Alpina Classic yang beredar di sini kebanyakan berukuran 17 inci. “Kalau Alpina Softline 18 inci memang banyak,” tuturnya. Untuk bannya pakai Dunlop Direzza ukuran 225/40R18.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Parwata

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa