Data Lengkap Test Ride BMW G310 R : Tes Dyno Dan Data Akselerasi

Otomotifnet - Senin, 24 Juli 2017 | 05:24 WIB
Test Ride BMW G310R Torsinya Ugal-ugalan!
Salim/otomotifnet
Test Ride BMW G310R Torsinya Ugal-ugalan!

Jakarta - Akhirnya, motor termurah BMW Motorrad parkir di markas OTOMOTIF. Enggak boleh dianggurin dong, langsung gas pol selama beberapa hari. 

Kencan dengan motor yang dijual on the road Jakarta seharga Rp 112,5 juta ini cukup bikin geleng-geleng.

Pertama karena kenyamanannya dan tentunya karena torsinya yang ugal-ugalan! Yuk ikut gas pol. Tim OTOMOTIF 

Desain

Dilihat dari depan, dijamin bikin mata melotot karena ada suspensi upside down yang cukup besar berdiameter as 41 mm. Warnanya yang emas menyala juga membuat kaki depannya terkesan kekar.

Sayang di area fasial lampu utama, masih menggunakan bohlam biasa belum LED. Sedang buntutnya mungil dengan lampu rem LED yang berada di ujung sepatbor, meski kecil tapi pancaran cahayanya sangat terang.

Yang perlu diperhatikan adalah finishing berbagai part-nya halus dan rapi, build quality-nya BMW banget nih meski diproduksi di India.

Test Ride BMW G310R Torsinya Ugal-ugalan!
Salim/otomotifnet
Test Ride BMW G310R Torsinya Ugal-ugalan!

 

Fitur

Mulai dari isi panel indikatornya yang sudah full digital dengan layar bernuansa biru. Pertama ada spidometer, odometer, trip 1  dan 2, engine temperatur, fuel range, fuel consumption average, fuel consumption real time, speed average, date dan setup.

Tampilannya mudah dipantau dengan ukuran angka yang besar, cuma rpm mesin saja yang kecil. Sisi kiri ada penunjuk bahan bakar dalam bentuk blok atau batang, di tengah ada penunjuk kecepatan juga penunjuk gigi transmisi. Tidak lupa juga ada shift light yang menyala di 10.000 rpm.

Test Ride BMW G310R Torsinya Ugal-ugalan!
Salim/otomotifnet
Test Ride BMW G310R Torsinya Ugal-ugalan!

Kaliper 4 piston radial Bybre dengan cakram lebar pakemmmm...

Pelek palang 5 punya lebar depan 3 inci dan 4 inci di belakang. Semuanya dibalut dengan ban Michelin Pilot Street ukuran 110/70 – 17 dan 150/60 – 17.

Oiya swing arm-nya keren loh, aluminium yang konstruksi tulangnya justru di luar, tampak kokoh.

Rem Bybre yang merupakan sub brand Brembo untuk produk entry level. Cakram berdiameter 300 mm dijepit kaliper radial 4 piston punya feeling empuk saat handle ditekan namun tetap pakem. 

Test Ride BMW G310R Torsinya Ugal-ugalan!
Salim/otomotifnet
Test Ride BMW G310R Torsinya Ugal-ugalan!

Suspensi belakang punya 10 setelan preload, penyetelan jadi lebih detail
Editor : Dimas Pradopo

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X