Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Ternyata, Ini Yang Bikin Anak Kecil Selamat Dari Bom Saat Dibonceng Motor Di Polrestabes Surabaya

Indra Aditya - Rabu, 16 Mei 2018 | 07:13 WIB
Seorang polisi menyelamatkan anak kecil usai ledakan bom di Polrestabes Surabaya.
Tribunnews.com
Seorang polisi menyelamatkan anak kecil usai ledakan bom di Polrestabes Surabaya.

Otomotifnet.com - Mapolrestabes Surabaya mengalami serangan bom setelah 3 gereja di ibu kota Jawa Timur ini.

Diduga pelakunya adalah pemotor yang membawa serta bocah berusia 7 tahun.

Tapi kenapa anak kecil tanpa dosa itu bisa selamat dari ledakan bom?

Polisi menyebut ada campur tangan Tuhan atas selamatnya bocah perempuan 7 tahun yang diajak menjadi pelaku bom bunuh diri oleh orangtuanya di Mapolrestabes Surabaya, Senin (14/05/2018).

(BACA JUGA: Ternyata...Anak Kecil Yang Selamat Di Bom Polrestabes Subabaya Merupakan Saksi Penting!)

"Ini mungkin rencana Tuhan.

Seorang anak di tengah bom meledak diambil oleh  AKBP Ronny (Kasat Reskoba Polrestabes Surabaya).

Dilarikan dari peristiwa bom itu untuk diselamatkan.

Ini rencana Tuhan, dan kita berikan perawatan intensif," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera.

(BACA JUGA: Mewah... Kemenhub Sediakan Bus Double Decker Buat Mudik Gratis)

Satu keluarga telah diidentifikasi sebagai pelaku peledakan bom di gerbang Polrestabes Surabaya, kemarin.

 
Mereka berjumlah 5 orang yang datang menjalankan aksi bom bunuh diri pada pukul 08:50 WIB menggunakan 2 unit motor.

Dari kelimanya, 4 tersangka tewas di lokasi saat aksinya dihalau oleh polisi yang berjaga di gerbang Polrestabes Surabaya.

Satu bocah berusia 7 tahun yang merupakan anak tersangka selamat meski sempat mendapat luka ledakan dan terlempar setinggi 3 meter sebelum kembali terjatuh.

(BACA JUGA: Parah, Performa Terburuk Lorenzo Nih, Sampai Disebut Joki Ducati Terburuk Di Era MotoGP)

Kombes Frans Barung Mangera mengatakan anak perempuan itu dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara.

"Tadi saya sudah melihat instensif perawatannya, karena terus terang anak itu terlempar sekitar 3 meter ke atas kemudian jatuh lagi," kata Barung di Mapolda Jawa Timur, Surabaya.

Anak perempuan berinisial AIS itu disebut membutuhkan perawatan intensif yang cukup agar dapat mengembalikan kondisinya seperti semula.

Barung meminta agar semua pihak mendoakan AIS yang merupakan anak dari terduga pelaku teror satu keluarga yang tewas di Mapolrestabes Surabaya supaya segera kembali sehat.

(BACA JUGA: Efek Bom Surabaya, Banyak Motor Hangus, Presiden Joko Widodo Perintahkan Ganti Rugi)

Di media sosial beredar rekaman CCTV detik-detik saat bom bunuh diri meledak.

Video CCTV tersebut sangat jelas merekam saat bom meledak dan melukai beberapa anggota polisi yang berjaga.

Awalnya, terlihat sebuah mobil hitam sedang melaju di depan pintu penjagaan.

Ada sekitar 4 polisi yang tengah berjaga, lalu ada 2 orang pria lainnya di dekat lokasi.

(BACA JUGA: Jok Yamaha NMAX Bisa Ngangkat Sendiri, Gak Keluar Modal, Cukup Obeng Minus)
 
Mobil tersebut berhenti di depan pos penjagaan.

Tiba-tiba, ada 2 sepeda motor datang dan langsung dihadang 2 petugas polisi.

Pengendara sepeda motor di depan berboncengan.

Sementara motor di belakangnya dikendarai pria yang membonceng diduga anak kecil dan seorang wanita.

(BACA JUGA: Tragedi Bom Surabaya, Marquez Bersaudara Sampaikan Belasungkawa)

Saat diberhentikan, tiba-tiba terjadi ledakan besar.

Ternyata empat pengendara motor itu lah pelaku bom bunuh diri.

Bom bunuh diri dilakukan oleh satu keluarga yang menggunakan dua sepeda motor, yakni Honda Beat L 6629 NN dan Honda Supra L 3559 D.

Keluarga tersebut beranggotakan 5 orang, 4 di antaranya tewas di tempat.

(BACA JUGA: Hah... Honda Gold Wing Rp 1 Miliar Diisi Pertalite? Masalah Enggak?)

Sedangkan, satu anak kecil kelahiran 2010 hidup dan kini dalam kondisi terluka.

Anak kecil itu diselamatkan oleh AKBP Roni Faisal Saiful Faton.

AKBP Roni Faisal Saiful Faton merupakan Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya.

Editor : Indra Aditya

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa